Advertisement

Fitur Two-Factor Authentication, 2FA meminimalkan serangan Hacker


Sebagian besar dari kamu pasti sering kali mendengar kasus peretasan berbagai akun media sosial atau email yang belakangan ini sering terjadi. .
Karena hal tersebut, banyak informasi dan data pengguna dicuri oleh penjahat siber. Tak hanya itu, peretas pun tidak segan-segan menjual data tersebut kepada pihak yang menginginkan.
.
Walau mengubah password email dan akun media sosial dapat membantu, nyatanya hal tersebut hanya solusi sementara. Atau setidaknya hingga akun media sosial atau email kamu diretas hacker, dan kamu pun terpaksa mengubahnya.
.
Namun, untungnya banyak perusahaan teknologi internet mulai memperkenalkan fitur otentikasi dua faktor (Two-Factor Authentication, 2FA) ke layanannya. Dengan fitur tersebut, pengguna dapat menambah lapisan keamanan ke akun digital mereka. Salah satu layanan internet yang memperkenalkan fitur 2FA tersebut adalah Google.

Belajar VoIP: Pengertian, Protocol, Kelebihan & Kekurangan

Apa itu Two-Factor Authentication, 2FA?

Two Factor Authentication atau verifikasi dua langkah adalah sebuah fitur opsional keamanan, dimana fungsinya untuk lebih mengamankan akun anda dari berbagai kejahatan digital, salah satunya adalah peretasan. Verifikasi dua langkah sendiri sudah digunakan oleh banyak pengembang di dunia untuk mengamankan data-data milik penggunanya, bahkan Facebook salah satu jejaring sosial ternamaan pun menggunakan fitur ini, begitu juga Google, WhatsApp, dan masih banyak lainnya.

Adapun cara kerja Two Factor Authentication adalah sebagai berikut:

Pemilik akun biasanya akan diminta untuk memasukan informasi nomor telepon, sebagai pelengkap data dari akun sosial media miliknya.
Setelah itu, sistem akan mengirimkan kode verifikasi ke nomor telepon yang didaftarkan sebelumnya.
Kemudian pemilik akun akan diminta  untuk mengisi kolom kode yang dikirimkan ke nomor hp, pada halaman sosial media.

Dengan begitu akun sosial media yang dimiliki pengguna akan lebih sulit untuk dibajak. Hal ini dikarenakan, akun sosial medianya sudah terintegrasi dengan nomor telepon pemilik akun. Jika ada oknum yang ingin membajak akun tersebut, maka dia harus memiliki akses ke nomor ponsel si pemilik akun.

Tentu saja tidak akan mudah bagi para peretas atau pembajak akun sosial media, untuk mendapatkan akses ke nomor telepon pemilik akun.

Post a Comment

0 Comments