Advertisement

MAKALAH SISTEM OPERASI SOLARIS



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan bimbingan-Nya sehingga tugas makalah ini dapat terselesaikan. Tugas makalah dengan judul Sistem Operasi Opensource Solaris merupakan tugas yang ditujukan untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran.Penulis dalam menyelesaikan makalah ini banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penulis menyadari bahwa Tugas Makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan untuk menyempurnakan Tugas Makalah ini. Semoga Tugas Makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca sekalian umumnya.

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Sistem Operasi atau Operating System (OS) adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Oracle Solaris, sebelumnya dikenal sebagai Sun Solaris merupakan sebuah sistem operasi keluarga Unix yang sebelumnya dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc. Sun Microsystem menggantikan Sun OS sebelumnya yang telah ada pada tahun 1993. Setelah proses akuisisi Sun oleh Oracle pada bulan januari 2010, Solaris menjadi lebih dikenal sebagai Oracle Solaris. Sistem operasi Solaris dikenal secara luas karena skalabilitas yang dimilikinya, utamanya pada sistem komputer berbasis SPARC, dan sejumlah fitur-fitur inovatif yang dibawanya seperti DTrace, ZFS (Zettabyte File System), dan Time Slider. Sistem operasi ini dapat dijalankan di atas prosesor x86 baik 32bit atau 64bit (berbasis instruksi Amd64), serta prosesor SPARC baik yang diproduksi oleh Sun ataupun Fujitsu. Solaris terdaftar sebagai sistem operasi yang kompatibel dan memenuhi spesifikasi Single Unix Specification.

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana sistem operasi Solaris bisa tercipta?
2.      User interface apa sajakah yang terdapat di sistem operasi Solaris?
3.      Aplikasi bawaan apa saja yang terdapat di sistem operasi Solaris?
4.      Apa sajakah kelebihan dan kekurangan sistem operasi Solaris?
5.     Berapakah system requirement yang dibutuhkan untuk menginstall sistem operasi Solaris?

C.    Tujuan
1.      Untuk mengetahui sejarah sistem operasi Solaris
2.      Untuk mengetahui user interface di sistem operasi Solari
3.      Untuk mengetahui aplikasi bawaan di sistem operasi Solaris
4.      Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan sistem operasi Solaris
5.      Untuk mengetahui system requirement sistem operasi Solaris

D.    Manfaat
Tujuan dari pembuatan makalah ini, yaitu agar para pembaca dapat mengenal dan mengetahui tentang Sistem Oparasi Solaris.
BAB II
PEMBAHASAN

A.    Sejarah Solaris
Oracle Solaris, sebelumnya dikenal sebagai Sun Solaris merupakan sebuah sistem operasi keluarga Unix yang sebelumnya dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc. Sun Microsystem menggantikan Sun OS sebelumnya yang telah ada pada tahun 1993. Setelah proses akuisisi Sun oleh Oracle pada bulan januari 2010, Solaris menjadi lebih dikenal sebagai Oracle Solaris. Sistem operasi Solaris dikenal secara luas karena skalabilitas yang dimilikinya, utamanya pada sistem komputer berbasis SPARC, dan sejumlah fitur-fitur inovatif yang dibawanya seperti DTrace, ZFS (Zettabyte File System), dan Time Slider. Sistem operasi ini dapat dijalankan di atas prosesor x86 baik 32bit atau 64bit (berbasis instruksi Amd64), serta prosesor SPARC baik yang diproduksi oleh Sun ataupun Fujitsu. Solaris terdaftar sebagai sistem operasi yang kompatibel dan memenuhi spesifikasi Single Unix Specification.
Solaris dalam sejarahnya dikenal sebagai perangkat lunak yang dikembangkan berbasis kode sumber tertutup, kemudian pada bulan Juni 2005 Sun Microsystem merilis sebagian besar basis kode di bawah lisensi CDDL dan mendirikan proyek sumber terbuka OpenSolaris. Melalui OpenSolaris Sun ingin membuat sebuah komunitas pengembang dan pengguna atas sistem operasi tersebut. Setelah Oracle melakukan akuisisi Sun Microsystem pada bulan Januari 2010, Oracle memutuskan untuk menghentikan distribusi OpenSolaris dan model pengembangannya. Atas keputusan oracle tersebut, komunitas OpenSolaris kemudian menanggapinya dengan membuat turunan distribusi OpenSolaris melalui proyek OpenIndiana yang merupakan bagian dari yayasan Illumos. Namun meski demikian, di mulai dari rilis Solaris 11, pembaruan atas kode-kode sumber Solaris akan tetap didistribusikan oleh Oracle dibawah lisensi CCDL setelah versi penuh biner dirilis. Oracle juga akan memulai program mitra teknologi seperti yang telah dilakukan pada produk-produk oracle lainnya dengan nama Oracle Technology Network (OTN) yang memberikan akses serta izin atas kode sumber solaris yang tengah dikembangkan kepada para mitra bisnis.
Tahun 1987, AT&T dan Sun mengumumkan bahwa mereka bekerjasama dalam sebuah proyek untuk menggabungkan varian Unix yang paling popular di pasaran saat itu: BSD, System V, dan Xenix. Sehingga terbentuklah Unix System V Release 4 (SVR4).
Pada tanggal 4 September 1991, Sun mengumumkan bahwa mereka akan menggantikan Unix yang dikembangkan dari BSD, SunOS4, dengan sebuah produk berbasis SVR4 yang secara internal dinamai sebagi SunOS 5, Namun nama baru yang dikenalkan saat produk tersebut mulai dipasarkan adalah Solaris 2. Sementara itu SunOS 4.1.x rilis mikro dinamai sebagai Solaris 1, nama Solaris digunakan oleh Sun secara khusus merujuk pada produk yang berbasis SRV4, SunOS 5.0, dan rilis-rilis berikutnya.
Versi minor SunOS yang dirilis oleh Sun disertakan dalam penamaan Solaris; misalnya Solaris 2.4 yang merupakan Sun OS 5.4. Namun setelah versi Solaris 2.6, Sun menghilangkan angka "2" di depan kodifikasi versinya, sehingga rilis SunOS 5.7 dinamai sebagai Solaris 7 dan rilis SunOS 5.10 sebagai Solaris 10.

B.     User Interface Solaris
Solaris 2.5.1 dapat mendukung platform Power PC ( Power PC Reference Platform ), tapi platform tersebut telah dibatalkan sebelum Solaris 2.6 di rilis. Pada bulan Januari 2006, komunitas pengembang Blastwave bekerjasama dengan Proyek Sun Labs yang telah terintegrasi dengan pada bagian-bagian relevan dari Solaris 2.5.1 dalam Open Solaris. Sebuah port intel itanium diumumkan pada tahun 1997 tetapi tidak pernah muncul di pasar. Pada tanggal 28 November 2007, IBM, Sun dan Sine Nomune Associates menampilkan preview dari dari OpenSolaris untuk Sistem Z yang dapat dijalankan pada IBM Sistem Z Mainframe dibawah Z/VM yang biasa disebut Sirrius ( dianalogikan proyek Polaris, pengembang utama berkebangsaan Australuia, HM Sirius pada tahun 1786 melakukan pesiar pertama ke Australia. Pada 17 Oktober 2008, prototipe yang dirilis oleh Sirius telah ada dan pada 19 November 2008 IBM mengautorisasi penggunaan Sirius pada prosesor Sistem Z. Solaris juga mendukung platform Linux ABI, yang memungkinkan Solaris menjalankan binary Linux pada sistem x86. Fitur tersebut biasa disebut Solaris Containers for Linux Application atau SCLA, berdasarkan zona merek secara fungsional yang diperkenalkan Solaris pada 10 Juli 2008.

C.    Aplikasi Bawaan Solaris
Jika di Linux kita masih bisa terpesona karena banyaknya aplikasi yang tersedia, yang bahkan kadang lebih menakjubkan dari Windows. Kalau di Solaris, aplikasi bawaannya sedikit dan kurang meyakinkan (walau dia menklaim bisa menjalankan aplikasi yang dibuat untuk Linux dan FreeBSD). Ternyata aplikasi-aplikasi di dalamnya bukan barang baru, terutama yang sudah belajar linux, diantaranya adalah SAMBA, BIND, APACHE dan vi. Perintah – perintahnya kebanyakan sama dengan linux dan UniX. Namun file konfigurasi dan penulisan perintahnya kadang berbeda, sehingga membutuhkan pembiasaan.

D.    Kelebihan dan Kekurangan Solaris
Kelebihan :
1.      Free redistribution, setiap user bisa membeli atau memberikan secara bebas software tersebut oleh dirinya sendiri atau sebagai bagian dari kumpulan distributor.
2.      Derived works, setiap orang bisa mengubah kode dan mendistribusikan kembali untuk umum.
3.      No discrimination, kode disediakan untuk semua orang agar bisa dikembangkan.
4.      ZFS adalah Fasilitas Restore Mirip seperti feature Restore di sistem operasi Windows.
5.      Banyak tool observasi dan debugging, misal seperti tool monitoring system, modular debugger (MDB), dynamic tracing (D-Trace).
6.      Memiliki beberapa bentuk virtulasasi, selain virtualisasi pada tingkat system operasi seperti virtualisai pada Solaris Zone, OpenSolaris juga mendukung virtualisasi untuk Xvm hypervisor, Logical Domains (LDoms), virtualbox dan bisa juga jalan pada VMware dan beberapa framework virtualisasi yang lainnya.
7.      Mempunyai tingkat skalabilitas yang tinggi. OpenSolaris dapat berjalan pada single prosesor maupun multiprosesor dengan ratusan CPU dan RAM dengan ukuran terabyte.
8.      Integrasi AMP stack (Apache, MySQL, PHP) untuk menjalankan web server.
9.      Sistem file stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, Internet-client, pembangunan Java.
10.  Mempunyai sistem operasi Unix versi "hampir" percuma. Tapi tidak ada suatu sistem operasi yang betul betul sempurna.                        
Kekurangan :
1.      Harga sistem operasi komersil yang mahal (versi berbayar).
2.      Kepantasan inovasi Linux lama kelamaan memberi kesan kepada sistem Unix komersil.
3.      Sistem operasi Unix versi "hampir" percuma tidak sebaik sistem operasi Unix komersil.
4.      Driver hardware yang kurang baik pada versi "hampir" percuma.
5.      Sedikit perizinan untuk pejabat.

E.     System Requirement Solaris
Hardware Requirements
Disk space
           2 GB minimum for the smallest set of packages
           6 GB for the most popular Solaris packages
Memory
           1.5 GB

Supported Platforms
Platforms
           Sun UltraSPARC-based systems,
            Fujitsu SPARC64 platform-based systems,
           32 and 64 bit systems based on AMD, Intel and VIA x86 CPUs.

BAB III
PENUTUP 
A.    Kesimpulan
Pengguna sistem operasi Linux tidak akan kesulitan memakai Solaris. Sebab perintah yang digunakan di OpenSolaris dan Solaris ini banyak yang mirip dengan Linux. Solaris bisa dijadikan alternative sistem operasi selain LINUX dan Windows karena dengan adanya OSS versi 10 dari solaris dan memakai tampilan layar GNOME dan KDE maka akan memudahkan kita untuk memakainya.

B.     Saran
Untuk menggunakan atau menginstal sun solaris maka kita harus memperhatikan HCL (Hardware Compability List) dan sebaiknya kita memahami perintah-perintah yang ada di UNIX sebelum menggunakannya.

DAFTAR PUSTAKA 
https://id.wikipedia.org/wiki/Oracle_Solaris (Di akses pada jam 14.23 WIB)



Post a Comment

0 Comments