Advertisement

Pengertian dan Fungsi System Software, Programming Software dan Application Software.

Pengertian dan Fungsi System Software,
 Programming Software dan Application Software.

1)   System Software
System Software adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu menjalankan perangkat keras dan sistem komputer. Tujuan dari system software adalah membatasi semaksimal mungkin programmer aplikasi dari kompleksitas sebuah komputer, terutama yang berhubungan dengan akses memori dan perangkat keras secara langsung.

Termasuk dalam kelompok ini adalah sistem operasi, driver perangkat keras, perangkat lunak pendiagnosa, windowing system, utilities dan lain-lain. Dari kelompok ini sistem operasi merupakan perangkat lunak yang paling penting. Perangkat lunak ini bekerja sebagai antar muka antara komputer dengan dunia luar.

Pada bagian hardware, sistem operasi akan mendiskripsikan perangkat keras yang ada atau terhubung dengan komputer. Sistem operasi menyediakan antar muka pada perangkat keras ini menggunakan “driver” tertentu sehingga perangkat ini dapat dikenali dan bekerja sebagai mana mestinya.

SISTEM OPERASI: Pengertian Sistem Operasi, Bios, Jenis-Jenis Sistem Operasi, Menyiapkan dan Menjalankan Sistem Operasi, dan Bekerja dalam Komputer Jaringan 
Bab ini akan membahas standar kompetensi mengoperasikan sistem operasi komputer berbasis teks dan GUI. Ada dua kompetensi dasar pada standar kompetensi ini yaitu menyiapkan pengoperasian PC, mengoperasikan PC yang tersambung ke jaringan, dan memutuskan koneksi jaringan. 

Dalam penyajian pada buku ini, setiap kompetensi dasar memuat uraian materi. Ringkasan diletakkan pada akhir bab. Sebelum mempelajari kompetensi ini ingatlah kembali tentang sistem komputer pada bab sebelumnya dan materi-materi pendukung dari mata pelajaran matematika.

A. PENGERTIAN SISTEM OPERASI
sistem operasi termasuk dalam kelompok system software yaitu perangkat lunak yang berperan dalam menjalankan perangkat keras komputer dan sistem komputer secara keseluruhan. Sistem Operasi adalah perangkat lunak yang bertugas mengelola penggunaan sumber daya dalam komputer dan menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk mengakses sumber daya tersebut.



FUNGSI
+ Antar muka pengguna

Fungsi ini merupakan fungsi yang paling mudah dikenali oleh pengguna karena melalui fungsi ini pengguna dapat berinteraksi dengan sistem operasi, perangkat keras maupun perangkat lunak yang lain. 

Sistem operasi pada dasarnya menunggu input atau instruksi dari pengguna dan kemudian menerjemahkan perintah-perintah tersebut dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer. Antar muka pengguna menjadi tempat bagi pengguna untuk menuliskan atau menyampaikan perintah tersebut.

Secara garis besar ada dua model antar muka pengguna yaitu Command Line Interface (CLI) dan Graphical User Interface (GUI). CLI memberikan fasilitas bagi pengguna untuk memberikan perintah dalam bentuk teks sedangkan GUI lebih berbasis pada tampilan grafis. Dewasa ini hampir semua sistem operasi modern menyediakan model GUI sebagai antar muka pengguna. 

Beberapa menyediakan GUI yang terintegrasi dengan kernel sistem operasi, misalnya pada Microsoft Windows dan Apple Mac OS versi awal. Sedangkan yang lainnya menyediakan GUI yang bersifat modular, yaitu tidak terintegrasi langsung pada kernel sistem operasinya, seperti pada Unix, Linux dan Mac OS versi X ke atas.

+ Manajemen memori

Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. 

Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan instruksi/data yang akses datanya digunakan oleh CPU dan perangkat Masukan/Keluaran. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang yang bersifat volatile -- tidak permanen -- yaitu data akan hilang kalau komputer dimatikan.

Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen memori seperti:

•       Menjaga track dari memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya.
•       Memilih program yang akan di-load ke memori.

+ Manajemen file

File (berkas) adalah kumpulan informasi yang berhubungan, sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut. Umumnya file merepresentasikan program dan data. File dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarkis (direktori, volume, dll.). Sistem operasi mengimplementasikan konsep abstrak dari file dengan mengatur media penyimpanan massal, misalnya tapes dan disk.

Sistem operasi bertanggung-jawab dalam aktivitas yang berhubungan dengan manajemen file:

- Pembuatan dan penghapusan file. 
- Pembuatan dan penghapusan direktori. 
- Mendukung manipulasi berkas dan direktori. 
- Memetakan berkas ke secondary-storage.
- Mem-back-up berkas ke media penyimpanan yang tidak permanen (non-volatile).

+ Manajemen proses

Proses adalah sebuah program yang sedang dieksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. Alokasi sumber daya tersebut dikelola oleh Sistem Operasi. Misalnya, penggunaan memori oleh CPU, file-file yang terbuka, dan penggunaan oleh perangkat-perangkat input/output lain. 

Ketika proses tersebut berhenti dijalankan, sistem operasi akan mendapatkan kembali semua sumber daya yang bisa digunakan kembali. Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manajemen proses seperti:

•       Membuat dan menghapus proses pengguna dan sistem proses.
•       Menunda atau melanjutkan proses.
•       Menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi proses.
•       Menyediakan mekanisme untuk komunikasi proses.
•       Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.

+ Manajemen sistem masukan dan keluaran (I / O)

Sistem ini sering disebut dengan device manager. Menyediakan device driver yang umum sehingga operasi Masukan/Keluaran dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada perangkat keras, CD-ROM dan floppy disk.

Komponen Sistem Operasi untuk sistem Masukan/Keluaran:

-Penyangga: menampung sementara data dari/ke perangkat Masukan/Keluaran.
-Spooling: melakukan penjadwalan pemakaian Masukan/Keluaran sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.).
-Menyediakan driver: untuk dapat melakukan operasi rinci untuk perangkat keras Masukan/Keluaran tertentu.

B. BIOS 
BIOS merupakan singkatan dari Basic Input/Output System. BIOS adalah kode-kode program yang pertama kali dijalankan ketika komputer dinyalakan (booting). Fungsi utama BIOS adalah untuk mengidentifikasi dan mengenali perangkat keras komputer. Biasanya BIOS akan tersimpan dalam ROM (Read Only Memory) yang ada pada motherboard suatu komputer.

Ketika komputer dinyalakan maka BIOS akan mencoba mengenali bagian-bagian komputer berikut ini:

a.   clock generator.
b.   processors dan caches.
c.   chipset (memory controller and I/O controller).
d.   system memory.
e.   Semua perangkat PCI
f.    primary graphics controller.
g.   Mass storage controllers (seperti SATA and IDE controllers).
h.   Various I/O controllers (such keyboard/mouse and USB).

Setelah dikenali maka BIOS akan memanggil program untuk boot suatu sistem operasi (boot loader). Kita dapat melakukan setting BIOS dengan menggunakan fasilitas yang disediakan oleh BIOS. Biasanya dengan menekan tombol Del atau F2 (tergantung jenis komputernya) ketika komputer baru dinyalakan.


 C. JENIS-JENIS SISTEM OPERASI 
Sistem operasi telah berkembang melalui jalan yang panjang. Dari yang paling sederhana sampai yang paling modern dewasa ini. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan terutama sehubungan dengan fungsi-fungsi yang dimilikinya. Pada bagian berikut ini akan dibahas beberapa sistem operasi yang banyak digunakan dan familiar bagi pengguna komputer.
D. DOS
DOS adalah singkatan dari Disk Operating System. DOS merujuk pada perangkat sistem operasi yang digunakan di banyak komputer yang menyediakan abstraksi dan pengelolaan perangkat penyimpan sekunder dan informasinya. 

Misalnya penggunaan sistem file yang mengelola file-file yang ada pada perangkat penyimpan. DOS biasanya dijalankan dari satu atau dua disc. Hal ini karena pada masa DOS digunakan media penyimpan masih sangat terbatas kemampuannya (paling besar mungkin hanya 1,4 Megabyte).

Ada banyak jenis DOS diantaranya Apple DOS, Commodore DOS, Atari DOS dan lain-lain. Jenis ini sangat bergantung dengan jenis perangkat komputernya. Jenis DOS yang paling terkenal adalah jenis DOS yang berjalan pada mesin-mesin yang compatible dengan IBM Personal Computer.

Untuk menjalankan perintah-perintah sistem operasi, DOS menggunakan perintah berbasis teks atau CLI. Setiap kali selesai mengetikkan suatu perintah, kita harus menekan tombol ENTER untuk mengeksekusi perintah tersebut.


E. UNIX
UNIX adalah sistem operasi yang mula-mula dikembangkan oleh suatu kelompok di AT & T pada laboatorium Bell. Unix banyak digunakan baik untuk server maupun workstation. Linkungan Unix dan model program client-server menunjukkan bahwa Unix lebih dikembangkan sebagai sistem operasi yang kuat di jaringan komputer dari pada sistem operasi untuk computer personal.

UNIX dirancang untuk portable, multi-tasking, dan multi-user. Konsep utama Unix antara lain banyak menggunakan file teks biasa untuk menyimpan data, menggunakan sistem file berjenjang, memperlakukan perangkat sebagai suatu file, dan menggunakan banyak program kecil yang eksekusinya pada CLI dapat digabung dengan tanda pipeline (|).

Konsep yang sangat solid dan stabil membuat Unix banyak dijadikan dasar sistem operasi modern. Sistem UNIX terdiri dari beberapa komponen yang biasanya dipaket bersama. Umumnya paket-paket tersebut adalah sebagai berikut:

a.   Kernel dengan sub komponen seperti :
•       conf — file konfigurasi.
•       dev — driver perangkat keras
•       sys — kernel sistem operasi, manajemen memori, penjadwalan proses, sistem calls dan lain-lain.
•       h — header files, mendefinisikan struktur kunci di dalam sistem.

b.   Development Environment:
•       cc —compiler untuk bahasa C
•       as — machine-language assembler
•       ld — linker, untuk menggabung file-file object
•       lib — object-code libraries (diinstall di folder /lib atau /usr/lib) libc, kumpulan pustaka untuk bahasa C
•       make – program untuk mengkompilasi kode program
.   include — file-file header untuk pengembangan perangkat lunak dan menentukan standar interface
•       Other languages — bahasa-bahasa pemrograman lain seperti Fortran-77, Free Pascal, dan lain-lain.

c.   Commands:
•   sh — "Shell" untuk melakukan pemrograman berbasis CLI atau mengeksekusi perintah-perintah tertentu.
•   Utilities — Sekumpulan perintah CLI yang berguna untuk fungsi-fungsi yang bermacam-macam, meliputi: System utilities — Program-program untuk pengelolaan sistem seperti mkfs, fsck, dan lain-lain.
.   User utilities — Program-program untuk pengelolan lingkungan kerja, seperti passwd, kill, dan lain-lain.
•      Document formatting — Program untuk penyiapan dokumen seperti nroff, troff, tbl, eqn, refer, dan pic. Beberapa sistem Unix modern juga memasukkan aplikasi seperti TeX dan Ghostscript.
•       Graphics — Sistem Unix modern menyediakan X11 sebagai sistem standard windowing dan GUI. 


F. Microsoft Windows
Micosoft Windows atau orang lebih sering menyebut Windows saja pada awalnya hanyalah add-on dari MS-DOS karena tingginya tuntutan pada sistem operasi yang berbasis GUI. Versi awal Windows berjalan di atas MS-DOS. Meski demikian Windows versi awal telah menunjukkan beberapa fungsi-fungsi yang umum dijumpai dalam sistem operasi, antara lain: memiliki tipe file executable tersendiri, memiliki driver perangkat keras sendiri, dan lain-lain.

Secara konsep sebenarnya Windows lebih banyak ditujukan bagi komputer personal. Pada awalnya Windows juga tidak mendukung konsep multi-tasking dan multi-user. Akomodasi terhadap jaringan atau fungsi-fungsi client-server juga tidak sekuat pada UNIX dan turunannya. Sehingga masalah yang sering muncul di sistem operasi Windows adalah masalah keamanan yang berhubungan dengan jaringan.

Namun Windows memiliki kelebihan dari sisi kemudahan pemakaian. Pada versi yang terbaru (Windows Vista) konsep multiuser dan multi-tasking telah semakin matang. Selain itu tampilan GUI telah dirubah dengan banyak menggunakan efek tiga dimensi. 


G. Apple Mac OS
Apple Mac OS merupakan turunan dari UNIX melalui jalur BSD (Berkeley Software Distribution). Oleh karena itu kekuatan dalam multi-tasking, multi-user, networking yang ada pada UNIX juga dimiliki oleh Mac OS. Mac OS adalah sistem operasi berbasis GUI. Apple merupakan pelopor dalam penggunaan GUI pada sistem operasi. 

Penggunaan icon, mouse dan beberapa komponen GUI merupakan sumbangan yang luar biasa bagi perkembangan sistem operasi berbasis GUI. Versi awal dari Mac OS hampir secara penuh mengandalkan pada kemampuan GUI-nya dan sangat membatasi penggunaan CLI. 

Meskipun sangat memudahkan namun ada beberapa kelemahan, antar lain: multi-tasking yang tidak berjalan sempurna, pengelolaan memori yang terbatas, dan konflik pada beberapa program yang ditanamkan. Memperbaiki sistem Mac OS kadang-kadang menjadi suatu pekerjaan yang sangat melelahkan. 

Pada Mac OS X (versi terbaru), semua kelemahan pada versi lama telah coba dihilangkan. Multi-tasking telah berjalan dengan baik dan manajemen memori yang jauh lebih baik. Selain itu tampilan GUI-nya disebut-sebut sebagai yang terbaik di antara sistem operasi yang ada.


H. Linux
Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux. Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.

Dalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapi komponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimana kernel Linux terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux, kebanyakan perangkat lunak pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux, melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem operasi yang mirip UNIX. 

Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari MIT, dan proyek GNU dari Free Software Foundation. Pembagian (sharing) alat-alat telah bekerja dalam dua arah. Sistem perpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapi perkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitas Linux terutama pada pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs.

Komponen lain seperti GNU C Compiler, gcc, kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakai langsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network dibawah Linux berasal dari kode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru , salah satunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalah perpustakaan matematika Intel floating-point-emulation.

Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yang perkembangannya paling cepat. Kehadiran sejumlah kelompok pengembang, tersebar di seluruh dunia, yang selalu memperbaiki segala fiturnya, ikut membantu kemajuan sistem operasi Linux. Bersamaan dengan itu, banyak pengembang yang sedang bekerja untuk memindahkan berbagai aplikasi ke Linux (dapat berjalan di Linux).

Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah interface yang berupa teks (text based interface). Ini membuat orang awam tidak tertarik menggunakan Linux karena harus dipelajari terlebih dahulu dengan seksama untuk dapat dimengerti cara penggunaannya (tidak user-friendly). Tetapi keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME. Keduanya memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi dunia tentang Linux. 

I. MENYIAPKAN DAN MENJALANKAN SISTEM OPERASI 
Mengenal sistem informasi saja tidak cukup. Bagi seorang yang bergerak dalam pemrograman perlu mengetahui secara lebih mendalam tentang bagaimana instalasi, booting dan menjalankan sistem operasi, dari pada pengguna biasa.

J. Instalasi
Instalasi adalah pemasangan perangkat lunak pada sistem computer. Sedangkan Instalasi Sistem Operasi adalah pemasangan sistem operasi pada sistem computer. Sistem operasi akan dipasang terlebih dahulu dibanding perangkat lunak yang lain. Perangkat lunak yang lain baru bisa dijalankan setelah sistem operasi terinstal dengan benar.

Seperti telah dijelaskan, masing-masing sistem operasi memiliki ciri tersendiri. Demikian juga dengan proses instalasi sistem operasi. Proses instalasi sangat bergantung pada jenis sistem operasinya. Berdasarkan tampilan anta mukanya kita dapat membagi menjadi dua, yaitu yang berbasis GUI dan berbasis CLI.

Proses instalasi berbasis GUI ada pada sistem operasi Microsoft Windows (GUI penuh pada versi Vista), Apple Mac OS ver X dan yang di atasnya, beberapa versi Linux seperti, Ubuntu dan turunannya (Xubuntu, Kubuntu, Edubuntu, dan lain-lain), Mandriva dan turunannya (PC Linux OS), dan Fedora versi terbaru. Sedangkan versi CLI ada pada Linux versi Slackware, Gentoo dan lain-lain.
Proses instalasi juga dapat dibagi berdasarkan sumber instalasinya, yaitu bersumber dari media baik itu CD, DVD atau hard-disc dan yang bersumber dari network (jaringan). Proses instalasi dengan menggunakan media CD atau DVD merupakan metode yang paling umum digunakan. Pada bagian ini hanya akan dijelaskan tentang proses instalasi dengan sumber dari CD/DVD. 
Tahapan-tahapan instalasi ini mungkin bervariasi antar sistem operasi. Namun secara umum tahapan dalam sistem operasi apapun tidak akan berbeda jauh. 

a. Cek kesiapan perangkat keras. Tahap ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua perangkat perangkat keras dan periferalnya terpasang dengan benar. Selain itu juga untuk melihat apakah spesifikasi perangkat keras komputer didukung oleh sistem operasi tersebut.
b.   Setting BIOS. Pada dasarnya tahapan ini adalah untuk mengkonfigurasi BIOS agar meletakkan media instalasi dalam urutan paling atas dalam prioritas booting.
c.   Booting dari media instalasi. Apabila setting BIOS berhasil dengan baik, maka komputer akan boot dari media instalasi. 
d.   Setting I/O utama. Tahapan ini bertujuan untuk mengatur agar perangkat input / output utama (mouse, keyboard dan video) dapat berjalan dengan baik ketika proses instalasi dilakukan.
e.   Persiapan dan penentuan lokasi instalasi. Media yang paling umum digunakan sebagai target instalasi adalah hard disk yang tertanam di komputer. Kita perlu mempersiapkan hard disk tersebut agar siap ditulis. Persiapan ini meliputi partisi hard disk (termasuk besarnya volume untuk masing-masing partisi) dan format partisi sesuai dengan sistem file yang disyaratkan oleh sistem operasi. Untuk Microsoft Windows, dapat menggunakan sistem file NTFS atau FAT32. Untuk linux dapat digunakan sistem file ext2, ext3, ReiserFS, dan XFS. Untuk Apple Mac OS X biasanya digunakan HFS+.

Penentuan paket Sistem Operasi yang akan diinstal. Tahap ini kadang tidak diperlukan jika kita memilih instalasi secara default. Namun bila kita ingin menginstal sistem operasi agar sesuai dengan keinginan kita (custom installation) maka tahapan ini harus dilakukan. 

CD atau DVD instalasi, biasanya mempunyai paket-paket aplikasi yang dapat kita pilih ketika instalasi sistem operasi berjalan atau ketika proses instalasi telah selesai. Proses copy ke hard disk. Setelah penentuan paket aplikasi dilakukan, maka proses copy file instalasi ke hard disk dapat segera dilakukan. 

a.    Setting peripheral lain. Tahapan ini bertujuan untuk menginstal driver bagi peripheral (kartu VGA, kartu suara, chipset motherboard dan lain-lain) pada suatu komputer agar dapat bekerja dengan optimal.
b.   Penentuan user. User adalah pengguna dari sistem operasi yang telah diinstal. Data dari user yang biasanya ditanyakan adalah user name dan password. Secara umum ada dua level pengguna, yaitu administrator dan user biasa. Administrator mempunyai hak pada semua bagian dari sistem operasi sedangkan user biasa mempunyai hak yang ditentukan oleh administrator.

K. Booting
Booting adalah proses awal saat komputer dihidupkan. Proses awal booting dapat dijelaskan dengan menggunakan skema. Proses awal booting dimulai dari pembacaan dan eksekusi program yang tersimpan di ROM komputer dan data setup yang tersimpan dalam CMOS.

Bagian ini disebut POST (Power On Self Test) apabila berhasil, maka perangkat lunak sistem BIOS yang berisi program BIOS dari ROM dan BIOS dari adapter (misalnya dari VGA) akan dimuat ke memori utama (RAM) dan dilanjutkan dengan pembacaan program start-up yang tersimpan di dalam boot sector hard disk. Dari sini barulah sistem operasi dimuat dari hard disk. 

Pada sistem operasi seperti Microsoft Windows, kita tidak dapat melihat apa yang terjadi ketika sistem operasi dimuat (mulai dijalankan). Kita hanya disuguhi tampilan (biasanya logo) yang disebut sebagai boot-splash. Tetapi pada keluarga Linux, kita dapat memilih apakah proses jalannya sistem operasi ditampilkan atau tidak dengan mengkonfigurasi file boot-loader (biasanya menggunakan LILO atau Grub).

L. Perintah berbasis teks
Bagi banyak orang bekerja dengan perintah berbasis teks (CLI) ketika berhadapan dengan sistem operasi mungkin sangat menyulitkan karena harus menghapal perintah dan mengetikkan perintah tersebut serta tampilan yang tidak menarik. Namun sesungguhnya bekerja dengan memiliki keuntungan tersendiri, antara lain:

•       eksekusi perintah relative lebih cepat.
•       hemat dalam penggunaan sumberdaya (terutama CPU dan memori utama).
•       tidak bergantung pada perangkat keras dengan spesifikasi tinggi (terutama pada VGA dan monitor).

Pada sistem operasi Microsoft Windows dan Apple Mac OS X, mode CLI mungkin jarang digunakan, bahkan mungkin tidak pernah. Tetapi pada keluarga Linux dan Unix, mode CLI ini tetap merupakan bagian penting, terutama untuk administrasi sistem dan jaringan. 

Pada bagian ini kita akan membahas beberapa perintah yang sering digunakan pada mode CLI di sistem operasi Linux. Untuk menjalankan mode CLI ini dapat digunakan console atau terminal emulator yang tersedia di Linux, seperti Konsole, xterm, aterm dan lain-lain.

Ada dua kelompok utama dalam perintah-perintah mode CLI:

1. Perintah yang berhubungan dengan administrasi sistem. Perintah-perintah yang termasuk dalam kelompok ini biasanya hanya dapat dilaksanakan oleh pengguna yang mempunyai hak sebagai administrator (root). Perintahperintah yang termasuk kelompok ini biasanya tersimpan di direktori /sbin dan /usr/sbin.

2.   Perintah untuk penggunaan biasa. Perintah ini dapat diakses oleh pengguna biasa. Perintah-perintah yang termasuk kelompok ini biasanya tersimpan di direktori /bin dan /usr/bin.

Berikut ini beberapa perintah-perintah penting dalam mode CLI:
1.   Untuk menampilkan isi direktori dapat digunakan perintah ls diikuti dengan argument lain.
2.   Berpindah direktori dapat dilakukan dengan perintah cd diikuti lokasi dimana kita mau berpindah.
3.   Perintah find dapat digunakan untuk mencari file tertentu di lokasi yang ditentukan.
4.   Untuk menampilkan isi file dapat digunakan perintah more, less atau cat diikuti dengan nama filenya.
a.   Perintah cp bertujuan untuk menyalin file atau directory.
b.   Untuk memindahkan file dapat digunakan perintah mv.
c.   Perintah mv dapat juga digunakan untuk mengganti nama file.
d.   Perintah untuk menghapus file dan directory adalah rm.
e.   Perintah mkdir merupakan perintah untuk membuat directory baru.

Pada sistem operasi windows, file dan direktori tidak memiliki file proteksi yang cukup karena file dan direktori hanya mempunyai attribute yang terbatas.

tampak bahwa attribute file/direktori hanya memiliki attribute Read-only dan Hiden. Apabila kotak pilihan Read-only dipilih, maka file hanya akan dapat dibaca saja dan sebaliknya. Apabila kotak pilihan Hiden dipilih maka file/direktori akan disembunyikan sehingga tidak tampak ketika dicari dengan Windows Explorer.

Pada Unix dan keluarganya, termasuk linux, masalah attribute suatu file/direktori diatur dengan sangat ketat. Hal ini untuk meningkatkan keamanan dan memberi keleluasaan pada user untuk mengelola file dan direktori sesuai kebutuhannya.
Ada 4 bagian penting dalam suatu file / direktori, yaitu attribute, user atau (owner) pemilik dari file tersebut, grup dimana user sebagai anggota dan nama file/direktori. Pada bagian attribute, ada penanda apakah itu direktori atau file biasa (ditandai dengan huruf d untuk direktori atau tanda – untuk file biasa). 

Selanjutnya ada sembilan kolom (karakter) yang menunjukkan hak akses terhadap file/direktori tersebut. Tiga kolom pertama menunjukkan hak akses owner, tiga kolom berikutnya hak akses grup dan tiga kolom terakhir adalah hak akser untuk other (user lain diluar owner dan anggota grup). Huruf r menunjukkan file/direktori bisa dibaca, w menunjukkan file/direktori bisa ditulis dan x menunjukkan file/direktori bisa dieksekusi.

•    Desktop dan xml adalah direktori karena mempunyai tanda d, sedangkan exports adalah file biasa karena bertanda -.
•       Desktop dan xml mempunyai attribute drwxr-xr-x yang berarti owner (yaitu one) mempunyai hak untuk membaca, menulis dan mengeksekusi direktori ini. Sedangkan grup (yaitu users) mempunyai hak untuk membaca dan mengeksekusi saja. Other (user lain) juga mempunyai hak membaca dan mengeksekusi padadirektori ini.
•     exports mempunyai attribute -rw-r--r—yang berarti owner (yaitu one) mempunyai hak untuk membaca dan menulis. Sedangkan grup dan other hanya mempunyai hak untuk membaca saja.

Untuk merubah attribute file/direktori dapat digunakan perintah seperti pada table berikut ini:
Proses merupakan bagian yang sangat penting dalam Linux sehingga perintah-perintah yang berhubungan dengan proses menjadi penting untuk diketahui. Untuk melihat proses yang sedang berjalan dapat digunakan perintah ps.

Perintah ps memiliki beberapa opsi (opsi selengkapnya dapat dilihat dengan mengetikkan perintah man ps pada terminal). 

Untuk menghentikan proses kita dapat menggunakan perintah kill diikuti nomor prosesnya (PID). Misalnya : kill 3605 untuk menghentikan proses bash. Kadang-kadang kita ingin mengetahui seberapa banyak sisa disk kita yang masih ada. Masih banyak sekali perintah yang digunakan dalam CLI di Linux. Jika kalian ingin mengetahui arti suatu perintah coba ketikkan perintah man diikuti nama perintah.

Bekerja dengan GUI
Secara umum bekerja dengan GUI pada sistem operasi sangat memudahkan pengguna karena pengguna hanya membutuhkan kerja mouse untuk melakukan sejumlah perintah. Mouse memiliki beberapa penggunaan, antara lain :

•       klik satu kali digunakan untuk menunjuk satu file sebelum dilakukan operasi lain.
•  Klik ganda (double-click) untuk mengeksekusi suatu perintah, misalnya membuka folder dan menjalankan file yang bisa dieksekusi.
•       Klik kanan untuk membuka konteks menu.
•       Drag and drop untuk memindahkan file dari satu tempat ke tempat lain.

BEKERJA DALAM KOMPUTER JARINGAN 
Bekerja dalam komputer yang terhubung ke jaringan, saat ini bukanlah sesuatu yang aneh. Hampir semua tempat yang memiliki banyak komputer, selalu menggunakan jaringan sebagai sarana berkomunikasi. Oleh karena itu pengetahuan dasar bagaimana dapat bekerja dalam komputer yang terhubung ke jaringan menjadi sangat penting.

Persiapan
Ada tiga hal penting yang harus dipersiapkan dalam koneksi ke jaringan komputer, yaitu perangkat keras, perangkat lunak dan akses ke jaringan.

a.   Perangkat keras
Kebutuhan perangkat keras sangat bergantung pada tipe koneksi jaringan yang akan digunakan. Untuk koneksi ke jaringan LAN maka kebutuhan utama adalah NIC (Network Interface Card) yang telah terpasang dengan baik dan telah terinstal driver yang sesuai dan kabel jaringan. 

Untuk koneksi ke jaringan dengan cara dialup, dibutuhkan modem dan kabel telepon analog. Kita dapat melihat apakah perangkat keras jaringan (NIC, modem atau yang lainnya) sudah terinstall dengan benar dengan memeriksa pada daftar perangkat keras yang dikenali oleh komputer.

Pada sistem operasi Windows kita dapat melihat dengan cara klik kanan pada icon My Computer di desktop kemudian pilih Properties pada menu yang muncul. Pada jendela System Properties pilih tab Hardware kemudian klik pada Device Manager, sehingga akan muncul jendela Device Manager.

 terlihat bahwa network adapter yang digunakan oleh komputer sudah dikenali dengan baik. Apabila kita menemukan gambar tanda tanya pada suatu perangkat lunak berarti perangkat keras tersebut belum dikenali dengan baik. Pada sistem operasi Linux dan keluarganya kita dapat memeriksa apakah perangkat keras sudah dikenali atau tidak dengan cara mengetikkan perintah lspci dan ifconfig.

b.   Perangkat lunak
Perangkat lunak utama, selain sistem operasi adalah apakah paket TCP/IP sudah terinstall dengan benar pada komputer. Pada sistem operasi windows dapat dilakukan dengan double klik pada tipe koneksi, kemudian setelah jendela properties muncul cek apakah sudah ada TCP/IP yang sudah terinstal.
Akses jaringan ini berhubungan dengan hak atau kewenangan kita dalam jaringan komputer yang akan kita masuki, terutama pemberian alamat IP (IP Address) dan password untuk masuk ke jaringan. Pada jaringan yang menerapkan DHCP maka kita tidak perlu khawatir karena no IP akan diberikan langsung ketika komputer berhubungan ke jaringan. Apabila tidak menggunakan DHCP maka kita harus memberikan no IP static yang diberikan oleh administrator jaringan pada komputer.

Konfigurasi koneksi jaringan
Pada sistem operasi modern sekarang ini koneksi ke jaringan bukan pekerjaan yang menyulitkan karena hampir semua koneksi telah dijalankan otomatis oleh sistem operasi. 

Pada jaringan LAN yang menggunakan DHCP, komputer yang menggunakan sistem operasi Windows (versi 2000 dan yang lebih baru) maupun Linux akan secara otomatis terkoneksi ke jaringan dan memperoleh no IP dynamic. 

Pada sistem operasi Windows, untuk memeriksa apakah komputer sudah tersambung ke jaringan kita bisa melihat pada systray (notification area) yang terletak di bagian kanan bawah desktop.

Berbagi file, printer, dan sumber daya lain

Kelebihan utama dari jaringan komputer adalah penggunaan secara bersama berbagai macam sumber daya, seperti: file, printer, media perekam (CD-RW atau DVD-RW), scanner dan lain-lain. Pada bagian berikut ini akan dijelaskan bagaimana berbagi file dan printer. Sumber daya yang lain dapat digunakan secara bersama-sama dengan cara yang tidak jauh berbeda dengan file dan printer.

a.   Berbagi file
Direktori atau file yang ada pada komputer kita dapat diatur agar dapat digunakan oleh komputer lain di dalam jaringan. Demikian pula sebaliknya kita dapat menggunakan direktori atau file pada komputer lain di jaringan. Untuk membagi (share) direktori atau file kita dapat menempuh cara berikut:

Buka Windows Explorer, kemudian klik kanan pada direktori atau file yang akan kita share dan pilih Sharing and Security. Setelah muncul jendela properties, pilih tab Sharing dan pada bagian Network sharing and security cek pada Share this folder on the network dan beri nama untuk direktori yang di-share.

Untuk bisa mengakses direktori atau file di komputer lain, kita bisa membuka Windows Eksplorer kemudian klik pada My Network Places -> Entire Network -> Microsoft Windows Network. 

Dari sini kita bisa melihat sumber daya apa yang dibagi pada masing-masing komputer yang terhubung ke jaringan dengan cara double klik pada nama komputer.

b.   Berbagi printer
Untuk dapat berbagi printer yang ada di komputer, cara yang hampir sama dapat kita lakukan. Pertama kita buka jendela Printers and Faxes dengan cara Start -> Settings -> Printers and Faxes. Setelah jendela terbuka, klik kanan pada printer yang akan di share dan pilih Sharing …. Setelah jendela properties printer terbuka, pilih tab Sharing dan klik pada Share this printer serta beri nama.

2)   Programming Software
Programming Software adalah perangkat lunak yang menyediakan alat bantu atau fungsi yang dapat membantu programmer dalam membuat program komputer. Software ini sangat bergantung pada bahasa pemrograman yang digunakan. 
Alat bantu ini meliputi editor teks, compiler, interpreter, linkers, debugger dan lain-lain. Sebuah Integrated Development Environment (IDE) atau lingkungan pengembangan terpadu menggabungkan alat-alat bantu ini untuk mempermudah programmer. Kita akan banyak mempelajari bagian ini pada buku ini.
Pemrograman
adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau ‘pekerjaan’ sesuai dengan keinginan si “pemrogram”. 

Untuk dapat melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan di banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika.

Programming
Adalah suatu bentuk kegiatan atau aktivitas sedang membuat suatu program. Dalam programming, kita akan berkutak pada script-script atau source code pun bahasa pemograman.

Programmer
Adalah julukan bagi orang yang telah melakukan programming dan menghasilkan suatu program. 

Program
Adalah suatu produk atau hasil dari proses pemograman.
Untuk menunjang kita dapat membuat suatu program, maka kita memerlukan compiler (alat untuk menuliskan script-script pemograman).

3)   Application Software
Application Software adalah perangkat lunak yang digunakan membantu manusia mengerjakan tugas-tugas tertentu (kadang tidak berhubungan dengan komputer. Tipe-tipe application software antara lain, perangkat lunak otomatisasi industri, perangkat lunak bisnis, perangkat lunak pendidikan, perangkat lunak software, database, dan game komputer.

Application software 
Dengan software, komputer merupakan alat yang sangat berguna. Software memungkinkan pengguna (user) untuk menjalankan tugas-tugas di komputer seperti membuat surat, memo, laporan, mendesign web, membuat gambar, mengedit video dan audio, main game baik single user maupun multiuser, dan masih banyak lagi. Untuk menjalankan tugas-tugas tersebut, pengguna komputer membutuhkan application software.

Application software merupakan program yang didesain untuk meningkatkan kinerja user serta membantu user dalam menjalankan tugas-tugas mereka. Application software memiliki berbagai kegunaan, yaitu :
1. Agar tugas bisnis menjadi lebih efisien
2. Untuk membantu dalam proyek grafik dan multimedia
3. Untuk membantu tugas dirumah, individu dan pendidikan
4. Untuk memfasilitasi komunikasi
Application software memiliki 4 kategori, yaitu :
1. Business
2. Graphics and multimedia
3. Home/Personal/Educational
4. Communication

Application software memiliki beberapa bentuk : Packaged, custom, web application, open source, shareware, freeware, dan public domain.
Packaged software merupakan software dalam bentuk paketan yang didistribusikan dalam jumlah massal baik dijual ataupun secara gratis yang dipublikasikan untuk melakukan tugas tertentu. Contoh dari software ini adalah Microsoft office.
Custom software berfungsi untuk melakukan tugas bisnis atau industri. Terkadang perusahaan tidak dapat menemukan software yang tepat sehingga mereka harus membuat software yang mereka perlukan, sehingga biaya yang dibutuhkan lebih besar.
Web Application memungkinkan user untuk mengakses software dari komputer atau alat lainnya yang memiliki koneksi internet. Banyak web site yang gratis untuk diakses, namun ada juga yang dikenakan biaya. Jenis web application termasuk e-mail, word processing, tax preparation, dan program game.
Open source software merupakan software yang disediakan untuk digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan kembali tanpa menghilangkan nama si pembuat. Contoh : Linux
Shareware merupakan software yang memiliki hak cipta tanpa bayar dalam masa beberapa waktu (trial period). Bila user ingin menggunakan software tersebut setelah batas waktu trial periodnya sudah lewat maka user harus mengirim pembayaran kepada pemilik software. Namun ada juga shareware yang gratis namun tidak full version sehingga user harus membayar bila ingin menggunakan full version shareware.
Freeware merupakan software yang memiliki hak cipta tapi didistribusikan secara gratis dan tidak dikenakan biaya apapun.
Public domain software merupakan software yang didonasikan untuk digunakan oleh semua orang. Contoh: Google.

Peran software
System software adalah program yang mengatur semua operasional dalam komputer yang berfungsi sebagai penghubung antara user, application software, dan hardware. Untuk menggunakan application software seperti word processing program, komputer harus menjalankan system software-khususnya operating system. Tiga operating system komputer yang banyak digunakan adalah Windows, Mac OS atau Machintos, dan Linux. Cara kerja system software : User tidak langsung berkomunikasi pada hardware, malahan  system software lah yang menjadi penghubung. Misalnya, ketika user menginstruksikan pada application software untuk mencetak dokumen, application software mengirim perintah pada system software dan kemudian instruksi tersebut dikirim ke hardware.

Utility Programs
Dalam system software terdapat pula utility programs. Utility programs merupakan program yang membantu user dalam mengontrol dan memelihara operasi komputer serta software dan perangkat komputer. Utility programs juga berguna untuk menjaga komputer dari malware software, mengatur file, compress file, burn disk, dan memainkan media files.

Cara menggunakan Application Software
Untuk menggunakan Application software user harus memberi instruksi kepada operating system untuk menjalankan programnya. Contoh : menggunakan program Paint.
Step 1 : Dari dekstop ; merupakan area kerja layar yang memiliki grafis, klik start button    yang ada di kiri bawah.
Step 2 : Setelah start menu muncul klik all program dan cari menu Paint.
Step 3 : Setelah klik paint, program paint akan muncul di layar komputer.
Step 4 : Masukkan gambar yang ingin di print lalu save di hard disk.
Step 5 : Klik print di menu paint untuk mencetak gambar, setelah itu dialog box akan      muncul.Dialog box merupakan jendela khusus yang menyediakan informasi serta 
option yang harus dipilih user. Pilih option-option di dialog box seperti ukuran 
kertas, print warna atau black and white serta yang lainnya. Setelah itu klik print.

Business Software
Business Sotfware, merupakan perangkat lunak aplikasi yang membantu pengguna saat melakukan kegiatan usaha. Didalam Business Software terdapat beberapa bagian, antara lain :

1. Word Processing Software,  perangkat yang memungkinkan pengguna untuk membuat  dan mengedit dokumen. Clip art merupakan kumpulan gambar elektronik, foto, dan gambar lainnya.
Mengembangkan dokumen 
Membuat Dokumen: Memasukan teks dan angka, menyisipkan gambar,       memasukkan tugas lain.
Mengedit Dokumen: Melakukan perubahan terhadap konten yang ada,       memasukkan, menghapus, menyalin, dan menempelkan   data.
Format Dokumen : Perubahan penampilan, seperti jenis huruf, dan ukuran    huruf.

2. Spreadsheet Software, perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mengatur data dalam baris dan kolom serta melakukan perhitungan. Didalam Spreadsheet terdapat beberapa fungsi yang sering digunakan, antara lain:
FV(Future Value), merupakan fungsi yang digunakan untuk mengetahui        suatu nilai dimasa mendatang.
ABS (Absolute), merupakan fungsi yang digunakan untuk mengetahui 
nilai absolute suatu angka.
SUM, merupakan fungsi yang digunakan untuk menghitung jumlah dari 
suatu data angka.
AVERAGE,merupakan fungsi yang digunakan untuk mengetahui nilai rata-rata     dari suatu data angka.
MIN, merupakan fungsi yang digunakan untuk mengetahui nilai terkecil dari      suatu data angka.
MAX, merupakan fungsi yang digunakan untuk mengetahui nilai terbesar dari      suatu data angka.
IF, merupakan fungsi  logika dalam Microsoft Excel yang sering digunakan  
karena kemudahan penggunaannya untuk menyelesaikan pernyataan  
yang berhubungan dengan Logika.

3. Database, merupakan kumpulan data yang terorganisir dengan cara yang memungkinkan untuk diakses, diambil, dan digunakan. Yang memungkinkan pengguna untuk membuat, mengakses, dan mengelola database.
4. Presentation Software, perangkat lunak yang dapat memungkinkan pengguna untuk membuat alat bantu visual presentasi untuk mengkomunikasikan ide-ide, pesan dan informasi lainnya ke audiens.
5. Note Taking Software, perangkat lunak aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk memasukan teks yang diketik, tulisan tangan komentar, gambar, atau sketsa dimanapun pada halaman.
6. Software Suite, merupakan kumpulan program yang tersedia bersama-sama sebagai satu unit.
7. Personal Information Manager (PIM) merupakan perangkat lunak yang meliputi : Appointment Calender, Address Book, dan Notepad.
8. Business Software for Phone, Merupakan versi perangkat lunak yang diperkecil agar dapat digunakan dengan smartphone dan perangkat mobile lainnya.
9. Project Management Software, merupakan perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk merencanakan jadwal, melacak, dan menganalisis peristiwa, sumber daya, dan biaya usaha.
10. Accounting Software, merupakan perangkat lunak yang dapat membantu perusahaan dalam merekam dan melaporkan transaksi keuangan perusahaan.
11. Document Management Soft ware, merupakan perangkat lunak yang menyediakan darana untuk berbagi, mendistribusikan, dan mencari format yang dapat dilihat oleh pengguna.
12. Enterprise Computing Software, perusahhan biasanya membutuhkan solusi pemecahan masalah khusus untuk berbagai fungsional unit usaha. Masalah-masalah yang dapat terjadi didalam sebuah perusahaan antara lain :
Sumber daya manusia.
Akuntansi.
Teknik.
Manufaktur.
Pemasaran.
Penjualan.
Distribusi.
Costumer Service.
Teknologi Informasi

Graphics and Multimedia Software
Graphics and Multimedia software merupakan software yang didesain untuk membantu pekerjaan dalam grafik dan multimedia. 

Graphics and Multimedia Software terdiri dari :
Computer-Aided Design (CAD)
CAD adalah tipe aplikasi software yang mengizinkan penggunanya untuk membuat design teknik, arsitektur, ilmiah. Contohnya: Teknisi membuat rancangan design untuk kendaraan dan sistem keamanan. Arsitek membuat rancangan design untuk struktur bangunan dan lantai. Scientist medesign gambar dari struktur molekul. Program 3-D CAD membantu pemakai untuk merotasikan design 3-D untuk lihat dari sudut mana saja.

Desktop Publishing Software (for the Professional)
Desktop publishing software membantu para pengguna professional untuk membentuk dokumen yang menggandung text, grafik, dan terdiri dari banyak warna. Software DTD sangat ideal untuk menghasilkan dokumen gambar yang memiliki Hih Quality, seperti textbook, corporate newsletters, marketing literature, product catalog, dan annual report. Meskipun banyak program menjalan word memiliki kapasitas DTD Software, namun pengguna design grafis lebih menggunakan DTD software karena DTD software mendukung page layout. Page layout adalah proses mengatur text dan grafis dalam document namun pada basis halaman demi halaman. DTD software juga memiliki warna yang lengkap untuk membantu dalam memilih warna untuk text dan grafis. Colour Library adalah warna standar yang digunakan designer dan menyakinkan bahwa warna yang dipilih ketika di print akan sama.

             Paint/Image Editing Software (for the Professional)
Digunakan untuk menciptakan dan memodifikasi gambar grafis seperti yang digunakan di dokumen DTD dan Web pages. Paint Software atau Illustration Software memperbolehkan pengguna untuk menggambar bentuk gambar dan gambar grafis lainnya dengan menggunakan berbagai macam tool yang terdapat ada screen seperti pen, brush, eyedropper, dan paint bucket. Image editing software memiliki kemampuan seperti paint software dan juga meliputi kemampuan untuk menambahkan dan memodifikasi gambar atau foto yang telah ada. Modifikasi bisa meliputi penyesuaian dan penambahan warna image, menambahkan special efek seperti shadows (bayangan) dan glows (berca haya), membuat animasi.

              Photo Editing Software (for the Professional)
Photo Editing Software adalah tope edit foto yang memperbolehkan photographers, videographers, teknisi, ilmuan, dan semua penggina untuk mengedit dan menyesuaikan foto. Pengguna juga diizinkan untuk menyimpan foto dalam berbagai format file. Dengan adanya software ini, pengguna bisa mengedit foto, meng-crop, menghapus mata merah, mengubah bentuk foto, mengaplikasikan filters, dsb. 

               Video and Audio Editing Software (for the Professional)
Video editing software mengizinkan penggunanya untuk memodifikasi segmen-segmen video yang dikenal dengan nama clip. Pengguna dapat memotong bagian video clip, menambah special effek seperti huruf (subtitle), menata kembalo seri-seri clip. Video editing software biasanya memiliki kemampuan untuk mengedit audio. Audio editing software mengizinkan penguna untuk memodifikasi clip audio, menghasilkan kualitas studio soundtrack, menambah audio ke dalam video clip. Audio editing software biasanya dilengkapi dengan filter. Kebanyakan acara televise dan film dibuat dan meningkatkan kualitasnya menggunakan video dan audio editing software.

                Multimedia Authoring Software
Multimedia Authoring Software mengizinkan penggunanya untuk mengkombinsikan teks, grafik, audio, dan animasi di dalam satu aplikasi yang interaktif. 

                Web Page Authoring Software
Membantu pengguna dalam berbagai tingkatan untuk menciptakan halaman web yang memuat gambar bergrafis, video, audio, animasi, dan special efek yang memuat konten yang interaktif.
Software for home, personal, and educational use.
Banyak software aplikasi yang di desain khusus untuk pekerjaan individual, pekerjaan dirumah, serta untuk pendidikan.

Software for home, personal, and educational use terdiri dari :
1. Personal finance software
Program akuntansi yang  membantu pengguna untuk mengatur pengeluaran dan pemasukan mereka. 
2. Legal software
Membantu dalam penyusunan hukum dan memberikan informasi mengenai hukum .
3. Tax preparation software
perangkat lunak yang digunakan untuk membantu dalam pengisian pajak. 
4. Personal DTP software
software yang membantu pengguna dalam membuat surat, brosur, iklan, kartu pos, kop surat, kartu nama, logo kalender dan hal web. 
5. Personal paint/image editing software
Software yang digunakan untuk mengedit foto dengan aplikasi yang mudah digunakan. 
6. Personal photo editing software
Software yang digunakan untuk mengedit foto seperti mengahpus mata merah dan noda, menambahkan efek khusus, meningkatkan kualitas gambar / membuat album foto elektronik. 
7. Clip art/image gallery
Berisi foto-foto. 
8. Video and audio editing software
Digunakan untuk mengedit video dan audio.
9. Home design/landscaping software
Software yang digunakan untuk merenovasi desain rumah.
10. Travel and mapping software
Software yang digunakan untuk menentukan arah rute dan menemukan tempat yang dituju. 
11. Reference software
Berisi informasi-informasi penting. 
12. Educational software
Software yang mengenai pendidikan. 
13. Entertainment software
Software yang berfungsi sebagai hiburan ataupun hobi. 

 Web Application
Web Application adalah merupakan gabungan kalimat yang terdiri dari dua kata yakni APLIKASI dan WEB, artinya web application adalah situs web yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan berinteraksi dengan perangkat lunak dari komputer atau perangkat apapun yang terhubung ke internet. 

1) Web (Website)
World Wide Web, disingkat sebagai WWW dan umumnya dikenal sebagai Web, 
adalah sistem dokumen hypertext yang saling terkait diakses melalui Internet. 
Dengan browser web, dapat melihat halaman web yang mungkin berisi 
teks, gambar, video, dan multimedia lainnya dan menavigasi antara 
mereka dengan menggunakan hyperlink.

2) Aplikasi
Aplikasi adalah program yang digunakan orang untuk melakukan sesuatu pada sistem komputer, meskipun aplikasi disertakan sebagai bagian dari sistem operasi. Dibedakan dari lapisan umum sistem operasi yang menjalankan komputer secara langsung. Selanjutnya ia bisa dikatakan bahwa semua aplikasi adalah program, tapi tidak semua program adalah aplikasi.

Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org
Aplikasi adalah penggunaan atau penerapan suatu konsep yang menjadi pokok
pembahasan. Aplikasi dapat diartikan juga sebagai program komputer yang dibuat
untuk menolong manusia dalam melaksanakan tugas tertentu. Aplikasi software yang
dirancang untuk penggunaan praktisi khusus, klasifikasi luas ini dapat dibagi menjadi 2(dua) yaitu:
1. Aplikasi software spesialis, program dengan dokumentasi tergabung yang
dirancang untuk menjalankan tugas tertentu.
2. Aplikasi paket, suatu program dengan dokumentasi tergabung yang dirancang
untuk jenis masalah tertentu.

Definisi Web Application adalah aplikasi yang diakses melalui jaringan seperti Internet atau intranet. Istilah ini juga dapat berarti sebuah aplikasi software komputer yang host di lingkungan browser yang dikuasai (misalnya Java applet) atau dikodekan dalam bahasa yang didukung oleh browser (seperti JavaScript, dikombinasikan dengan sebuah bahasa markup yang diberikan seperti browser- HTML) dan bergantung pada browser web umum untuk membuat aplikasi dieksekusi. Contoh aplikasi web yang banyak digunakan misalnya Yahoo Mail, GMail, Google search engine, Friendster, YouTube, Flickr, WordPress, dan lain sebagainya.

Aplikasi berbasis web (web based application)
Aplikasi yang diakses dari sisi client/server lewat sebuah web (fasilitas) dengan memanfaatkan sebuah jaringan internet.

Web based berjalan menggunakan  basis teknologi web (internet) atau   browser sedangkan desktop based  application dapat berjalan sendiri atau independen tidak menggunakan browser dan biasanya telah  ditentukan dapat berjalan di platform atau operating system tertentu


Web based tidak banyak memerlukan program yang akan diinstal di sisi client sedangkan desktop based  harus melakukan instalasi program sesuai aplikasi yang dijalankan.

Aplikasi Berbasis Web adalah sebuah aplikasi yang dapat diakses melalui internet atau intranet, dan pada sekarang ini ternyata lebih banyak dan lebih luas dalam pemakaiannya. Banyak dari perusahaan-perusahaan berkembang yang menggunakan Aplikasi Berbasis Web dalam merencanakan sumber daya mereka dan untuk mengelola perusahaan mereka.

Aplikasi Berbasis Web dapat digunakan untuk berbagai macam tujuan yang berbeda. Sebagai contoh, Aplikasi Berbasis Web dapat digunakan untuk membuat invoice dan memberikan cara yang mudah dalam penyimpanan data di database. Aplikasi ini juga dapat dipergunakan untuk mengatur persediaan; karena fitur tersebut sangat berguna khususnya bagi mereka yang berbisnis ritel. Bukan hanya itu, Aplikasi Berbasis Web juga dapat bekerja memonitoring sistem dalam hal tampilan. Bahkan jumlah dari Aplikasi Berbasis Web sudah tak terhitung lagi, yakni dapat di desain dan disesuaikan untuk berbagai jenis industri, langitlah yang menjadi batasannya.

Selain fungsi-fungsi tersebut, salah satu keunggulan kompetitif dari Aplikasi Berbasis Web adalah bahwa aplikasi tersebut ‘ringan’ dan dapat diakses dengan cepat melalui browser dan koneksi internet atau intranet ke server. Ini berarti bahwa pengguna dapat mengakses data atau informasi perusahaan mereka melalui laptop, smartphone, atau bahkan komputer PC di rumah mereka dengan mudah, tidak seperti aplikasi-aplikasi desktop di mana pengguna harus menginstal perangkat lunak atau aplikasi yang diperlukan hanya untuk mengakses data / informasi.

Dengan memberikan satu solusi terbaik bagi kebutuhan klien kami, Web Architect telah mengembangkan Aplikasi Berbasis Web untuk membantu dalam membuat perubahan dengan cepat bisnis dari klien-klien kami. Silahkan hubungi Web Architect – Professional Web Design Company Jakarta, Indonesia jika Anda tertarik untuk memiliki Aplikasi Berbasis Web bagi perusahaan Anda.

Aplikasi berbasis WEB 
Kelebihan penggunaan Aplikasi Web :
1. Dapat diakses darimana dan kapan saja dengan menggunakan jaringan  internet.
2. Bersifat Multi platform
3. Program yang kita perlukan hanyalah browser (Mozilla Firefox, Internet Explorer maupun browser lainnya), jadi tidak perlu menginstall program lain. 
4. Dapat diakses lewat banyak media .
5. Tidak perlu spesifikasi komputer yang tinggi untuk menggunakan aplikasi berbasis web.
6. Terkait dengan isu lisensi (hak cipta), kita tidak memerlukan lisensi ketika menggunakan web-based application
7. Selalu mendapatkan versi terbaru dari aplikasi. 

Kekurangan penggunaan Aplikasi Web :
1. Dibutuhkan koneksi intranet dan internet yang handal dan stabil, hal ini bertujuan agar pada saat aplikasi dijalankan akan berjalan dengan baik dan lancer.
2. Dibutuhkan system keamanan yang baik dikarenakan aplikasi dijalankan secara terpusat, sehingga apabila server di pusat down maka system aplikasi tidak bias berjalan.

Aplikasi berbasis desktop :
Keunggulan:
1. Dapat berjalan dengan independen, tanpa perlu menggunakan browser.
2. Tidak perlu koneksi internet, karena semua file yang diperlukan untuk menjalankan aplikasinya sudah terinstall sebelumnya.
3. Dapat dengan mudah memodifikasi settingannya.
4. Prosesnya lebih cepat.

Kekurangan:
1. Apabila akan menjalankan aplikasi, harus diinstal terlebih dahulu di komputer.
2. Bermasalah dengan lisensi. Hal ini membutuhkan lisensi yang banyak pada setiap computer
3. Aplikasi tidak dapat dibuka di computer lain, jika belum diinstall
4. Biasanya memerlukan hardware dengan spesifikasi tinggi.

Application Software for Communications

Salah satu alasan utama orang menggunakan computer adalah untuk berkomukasi dan dan berbagi informasi dengan orang lain. Beberapa perangkat lunak komunikasi dianggap perangkat lunak system karena perangkat lunak tersebut bekerja dengan perangkat keras dan media transmisi. Perangkat lunak komunikasi lainnya  menjalankan tugas tugas khususbagi penggunanya.

Alat bantu pembelajaran dan penunjang perangkat lunak aplikasi Untuk membantu proses pembelajaran, banyak progam menyediakan bantuan onlinedan bantuan berbasis web. Bantuan online ( help ) adalah panduan elektronik dari buku manual. Ketika menggunakan progam, anda dapat menggunakan fitur help untuk menanyakan suatu pertanyaan atau mengakses topic topic help menurut suasana subjek atau abjad. Web bases help ( Bantuan berbasis web ) menyediakan update dan sumber daya yang lebih komprehensif untuk menanggapi isu-isu teknis tentang software. 

Macam macam aplikasi perangkat lunak untuk komunikasi :

a. Web Browser
suatu program atau software yang digunakan untuk menjelajahi internet atau untuk mencari informasi dari suatu web yang tersimpan didalam komputer. 

b. E-Mail ( electronic mail )
cara pengiriman data, file teks, foto digital, atau file-file audio dan video dari satu komputer ke komputer lainnya, dalam suatu jaringan komputer.

c. Instant Messaging
suatu sistem pengiriman pesan dengan cepat melalui perantaraan jaringan internet dari satu komputer ke komputer yang lain.

d. Chat Room
Tempat atau ruang para pelaku chat untuk berkomunikasi lewat online

e. Text, Picture, Video Messaging
Pesan pendek, gambar, atau pesan video yang dikirim dan diterima dengan perangkat mobile.

f. RSS Aggregator (Rich Site Summary)
situs praktis yang dapat diterima para pembaca yang berlangganan dalam satu tempat dan tepat waktu.

g. Blogging
aktivitas pengelolahan blog, dimana kita bisa berbagi tentang keseharian, pengetahuan, ataupun pandangan terhadap berbagai macam hal yang terjadi di sekitar kita.

h. Newsgroup / message board
Dimana pengguna menyebarkan pembahasannya lewat pesan.

i. FTP (file transfer protocol)
metode upload dan download file dengan komputer lain.

j. VoIP (Voice over Internet Protocol / internet telephony)
Internet telephony / digital phone yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet.

k. Video conferencing 
seperangkat teknologi telekomunikasi interaktif yang memungkinkankan dua pihak atau lebih di lokasi berbeda dapat berinteraksi melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan.
Learning Tools for Application Software.

Belajar bagaimana cara menggunakan aplikasi software dengan efektif itu menyangkut masalah waktu dan latihan. Untuk membantu dalam proses pembelajaran, banyak program memasukkan sebuah fitur Help yang telah terintergrasi. 

Online help  adalah sebuah user manual dalam bentuk elektronik. Dalam Help, seseorang bisa menggunakan online help untuk menanyakan sebuah pertanyaan atau mengakses bantuan dalam urutan subjek atau abjad.

Web-based Training (WBT) adalah sejenis CBT (Computer-based Training) yang menggunakan teknologi internet dan terdiri atas aplikasi perangkat lunak Web. Hampir sama seperti CBT,  WBT biasanya terdiri atas pengarahan sendiri (self-directed) tentang sebuah topik.

WBT sering digabungkan dengan materi lain untuk distance learning dan e-learning. Distance Learning (DL) adalah cara penyampaian materi dari suatu lokasi yang mana penerima materi berada di lokasi lain.

E-learning, singkatan dari electronic learning, adalah penyampaian pendidikan melalui beberapa media elektronik seperti internet, network, atau optical disc.

Post a Comment

0 Comments