Advertisement

Sejarah Android 2019


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hampir seluruh kegiatan manusia memanfaatkan teknologi karena dengan teknologi maka semua kegiatan bisa dilakukan dengan efektif dan efisien. Begitu juga dengan komunikasi, semua orang di dunia ini pasti melakukan komunikasi. Komunikasi yang pada dasarnya adalah suatu kegiatan menyampaikan suatu pesan kepada pihak penerima pesan, atau suatu bentuk interaksi antara komunikan.

Tidak hanya perkembangan teknologi dan komunikasi tapi juga Sistem Operasi yang kian berkembang mengikuti zaman serta kebutuhan. Perkembangan sistem operasi tidaklah hanya sebatas pada PC atau komputer tetapi juga pada smartphone atau mobile. Hal inilah yang membuat vendor – vendor sistem operasi bersaing secara kuat untuk menciptakan gadget atau smartphone dengan aplikasi – aplikasi yang menarik serta menunjang untuk kegiatan penggunanya.

Seiring dengan perkembangan zaman teknologi yang semakin maju, teknologi yang semakin canggih diharapkan agar mampu untuk membantu manusia dalam menyelesaikan semua permasalahannya dan memudahkan manusia dalam menjalankan berbagai aktivitasnya.

Semakin pesatnya teknologi, berpengaruh pada perkembangan Sistem Operasi di dunia ini yang berlomba – lomba satu sama lain untuk memberikan kepuasan yang maksimal pada pengguna Sistem Operasi di PC atau Smartphone ataupun Mobile.

Saat ini, perangkat Mobile merupakan perangkat yang multi-fungsional yang mampu bekerja sebagai hosting berbagai aplikasi untuk keperluan atau kebutuhan konsumen. Seperti sistem operasi komputer

sistem operasi mobile adalah platform perangkat lunak yang menentukan fungsi dan fitur yang tersedia pada perangkat mobile atau smartphone, seperti thumbwheel, keyboard, keamanan nirkabel, dan sinkronisasi, pesan dan sebagainya. Beberapa yang lebih umum dan terkenal diantaranya yaitu sistem operasi mobile Google Android dan Apple iOS karena popularitas mereka, maka disini penulis akan membahas tentang dua sistem operasi yang sering terlihat di pasar dan kemudian membandingkannya satu sama lain.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 ANDROID
2.1.1 Smatphone

Smartphone merupakan ponsel yang membangun sistem operasi mobile dengan kemampuan lebih maju. Yang pertama, smartphone menggabungkan fungsi sebuah Personal Digital Assistant (PDA) dengan ponsel. Beberapa fitur diantaranya adalah (Aijaz Ahmad Sheikh, 2013):

Portable media players,
Compact digital cameras,
Pocket video cameras,
GPS navigation,
Web browsers,
Touchscreen,
Wi-Fi,
Mobile broadband.

2.1.2 Pengenalan Android

Android merupakan sebuah platform untuk perangkat bergerak (mobile device) yang semakin populer. Bahkan, beberapa perusahaan riset telah menobatkan Android sebagai jawara ponsel pintar (smartphone) melebihi platform yang lain, seperti Sysmbian atau Apple iOS. (Eueung Mulyana, 2012).

Android, Inc didirikan oleh Andy Rubin. Pada tahun 2005, oleh Google, dan kemudian tim yang dipimpin oleh Rubin mengembangkan platform perangkat mobile yang didukung oleh Linux Kernel. Alhirnya pada 5 November 2007, Open Handset Alliance sebuah aliansi bisnis.

beberapa perusahaan yang termasuk Google, HTC, Intel, LG dan 76 perusahaan lainnya meluncurkan sendiri. Pada hari yang sama, Open Handset Alliance juga meluncurkan produk pertama mereka yaitu Android, sebuah platform perangkat mobile yang dibangun pada Linux

Kernel versi 2.6.

Dan yang pertama telepon yang tersedia secara komersial untuk menjalankan sistem operasi Android adalah HTC Dream. Dirilis pada

22 Oktober 2008.


Diagram diatas menunjukkan komponen – komponen dari Sistem Operasi Android. Salah satu yang paling terkenal adalah fitur aplikasi (apps). Aplikasi biasanya dikembangkan di bahasa pemrograman Java menggunakan Software Development Kit Android, namun perangkat lainnya yang tersedia termasuk Development Kit.

untuk aplikasi atau ekstensi di C atau C++. Selain itu, dengan menyediakan sebuah platform yang open source, Android menawarkan kemampuan untuk membangun sebuah aplikasi yang sangat istimewa dan inovatif. Developer bebas untuk mengambil keuntungan dari perangkat keras, akses pada lokasi informasi, layanan background, pengaturan alarm, penambahan pemberitahuan (notification) ke status bar, dan masih banyak lagi. Aplikasi android semakin banyak digunakan oleh masyarakat bahkan seluruh dunia, seperti misalnya digunakan pada smartphone, netbook, tablet, termasuk streak dell, samsung galaxy tab,
tv, dan perangkat lainnya.

2.1.3Perkembangan Sistem Operasi Android



2.1.3.1 Android Versi Beta
Pertama kali dirilis pada 5 November 2007, kemudian pada 12 November 2007, Software Deveopment Kit (SDK) dirilis oleh Google.


2.1.3.2 Android 1.0 (Astro)
Pertama kali dirilis pada 23 September 2008. Sebenarnya Android versi pertama ini akan dinamai dengan nama “Astro” tapi karena alasan hak cipta dan trademark nama “Astro” tidak jadi disematkan pada versi pertama dari OS Android ini. HTC Dream adalah ponsel pertama yang menggunakan OS ini.

Pada android versi yang pertama ini sudah mulai diperkenalkan Android Market, tempat untuk mendownload berbagai macam aplikasi dan update untuk android itu sendiri. Kemudian terdapat juga fitur untuk syncronisasi dengan berbagai layanan Google lainnya seperti Google contact, Calender, Maps, Talk, dan lainnya.


2.1.3.3 Android 1.1
Pertama kali dirilis pada 9 Februari 2009. Versi android kedua ini juga mengalami masalah penamaan yang sama dengan versi pertamanya. Pada awalnya Android ini akan diberi nama “Bender” akan tetapi karena alasan melanggar trademark, nama “Bender” tidak jadi disematkan pada versi Android yang satu ini. Awalnya versi OS Android ini dirilis untuk perangkat mobile T-Mobile G1 saja. Versi ini merupakan update untuk memperbaiki beberapa bugs, mengganti API dan menambahkan beberapa fitur.

2.1.3.4 Android Cupcake
Pada 27 April 2009, Android 1.5 dirilis, menggunakan Linux Kernel 2.6.27. versi ini adalah rilis pertama yang secara resmi menggunakan nama kode berdasarkan nama – nama makanan pencuci mulut (“Cupcake”), nama yang kemudian digunakan untuk semua versi rilis selanjutnya. Pembaruan pada versi ini termasuk beberapa fitur baru dan perubahan User Interface.

Fitur – fitur pada Android Cupcake diantaranya :

•Dukungan Widget – tampilan aplikasi miniatur yang tertanam dalam aplikasi lain dan menerima pembaruan secara periodik.
•Dukungan papan ketik / keyboard virtual pihak ketiga dengan prediksi teks dan kamus pengguna.
•Kemampuan merekam dan memutar video berformat MP4 dan 3GP.
•Kemampuan memasang (pairing) dan dukungan stereo bagi Bluetooth (A2DP dan AVRCP).
•Fitur salin dan tempel pada browser.
•Foto pengguna ditampilkan pada kontak favorite.
•Animasi boot baru.
•Tanggal dan waktu ditampilkan pada log panggilan, serta akses satu sentuhan ke nomor kontak dari log panggilan.
•Transisi layar animasi.
•Kemampuan menggunggah video ke YouTube dan foto ke Picasa.

2.1.3.5 Android Donut
Pertama kali rilis pada 12 September 2009. Terdapat peningkatan fitur pencarian dan User Interface yang lebih user friendly. Pada versi ini juga sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1x, VPNs. Kemudian support layar dengan resolusi WVGA.

Fitur – fitur barunya antara lain :

•Kemampuan bagi para developer untuk menyertakan konten mereka pada hasil pencarian.
•Entri pencarian teks dan suara diperluas, termasuk menyertakan riwayat bookmark, kontak, dan web.
•Pencarian yang lebih mudah dan kemampuan untuk melihat cuplikan aplikasi di Android Market.
•Mesin sintesis pengucapan multibahasa yang memungkinkan aplikasi Android tertentu mampu mengucapkan teks.
•Galeri, kamera dan perekam video yang lebih terintegritas, dengan akses kamera yang lebih cepat.

2.1.3.6 Android 2.0/2.1 Eclair
Dirilis pertama kali pada 9 September 2009, terjadi penambahan fitur untuk pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan User Interface dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2MP, Digital Zoom dan Bluetooth 2.1. beberapa versi updatenya antara Android v.2.0 kemudian v.2.0.2 dan yang terakhir v.2.1.

2.1.3.7 Android 2.2 Frozen Yoghurt (Froyo)
Dirilis pertama kali pada 20 Mei 2010 pada smartphone Google Nexus One. Pada versi ini sudah support terhadap Adobe Flash Player 10.1. Peningkatan pada kecepatan membuka dan menutup aplikasi, serta penggunaan SD Card sebagai tempat penyimpanan aplikasi. Ketika Android Froyo hadir mulai muncul banyak diskusi yang membahas mengenai persaingan antara Android dengan iOS yang akan semakin ketat di masa yang akan datang. Beberapa versi update yang dirilis antara lain Android v.2.2.1 hingga v.2.2.3.

2.1.3.8 Android 2.3 Gingerbread
Pertama kali diperkenalkan pada 6 Desember 2010. Terjadi banyak peningkatan pada versi Android yang satu ini dibandingkan dengan versi sebelumnya. Dirancang untuk memaksimalakan kemampuan aplikasi dan game. Serta mulai digunakannya Near Field Communication (NFC). Perbaikan terhadap dukungan layar resolusi WXGA dan diatasnya. Beberapa versi update yang dirilis antara lain v.2.3.3 hingga v.2.3.7. Sampai saat ini Android Gingerbread merupakan versi Android yang memiliki pengguna terbanyak dibandingkan dengan seri Android lainnya, yaitu mencapai 65% dari seluruh versi Android yang dirilis.

2.1.3.9 Android 3.0/3.1 Honeycomb
Pertama kali diperkenalkan pada 22 Februari 2011 dan Motorola Xoom adalah yang pertama kali menggunakannya. Android versi ini merupakan OS yang didesain khusus untuk pengoptimalan pengunaan pada tablet PC. berdasarkan kernel Linux 2.6.36. Perangkat pertama yang menggunakan versi ini adalah tablet Motorola Xoom, yang dirilis pada 24 Februari 2011.
Fitur-fitur yang diperbarui antara lain:

•Pengotimalan dukungan tablet dengan antarmuka pengguna virtual baru dan "holografis"
•Menambahkan System Bar; memberi akses cepat pada notifikasi, status, dan tombol navigasi lunak, yang terdapat di bagian bawah layar
•Menambahkan Action Bar; memberi akses pada opsi kontekstual, navigasi, widget, ataupun konten-kontan lainnya di bagian atas layar
•Multi-tugas sederhana – mengetuk Recent Apps pada System Bar akan memungkinkan pengguna untuk melihat cuplikan aplikasi yang sedang berjalan, dan secara cepat bisa berpindah dari suatu aplikasi ke aplikasi lainnya
•Mendesain ulang papan ketik, yang membuat mengetik jadi lebih cepat, efisien, dan akurat pada layar besar
•Fungsi salin/tempel yang lebih sederhana
•Beberapa tab penjelajah web mengganti jendela peramban, serta penambahan mode "incognito" baru yang memungkinkan pengguna anonim bisa menjelajah
•Akses cepat pada eksposur, fokus, flash, zoom, kamera depan, dan fitur-fitur lainnya pada kamera
•Kemampuan untuk melihat album dan koleksi lainnya dalam mode layar penuh pada galeri
•UI kontak dua panel dan gulir cepat yang memudahkan pengguna dalam mengelola dan mencari kontak
•UI surel dua panel yang menampilkan dan mengelola pesan dengan lebih mudah, memungkinkan pengguna untuk memilih satu atau lebih pesan
•Dukungan obrolan video dengan menggunakan Google Talk
•Akselerasi perangkat keras
•Dukungan prosesor multi-core
•Kemampuan untuk mengenskripsikan semua data pengguna
•Stak HTTPS ditingkatkan dengan Indikasi Nama Server (SNI)
•Filesystem in Userspace (FUSE; modul kernel).

2.1.3.10 Android 4.0 Ice Cream Sandwich (ICS)
Pertama kali dirilis pada 19 Oktober 2011. Smartphone yang pertama kali mengunakan OS Android ini adalah Samsung Galaxy Nexus. Secara teori semua perangkat seluler yang menggunakan versi Android sebelumnya, Gingerbread, dapat di-update ke Android Ice Cream Sandwich. Namun sayangnya sampai saat ini kebanyak smartphone yang menggunakan Android ICS merupakan smartphone kelas high-end yang dijual dengan harga cukup mahal. Mungkin karena alasan inilah distribusi versi Android satu ini tidak lebih dari 8% sampai pertangahn tahun 2012 ini.

2.1.3.11 Android 4.2 Jelly Bean
Google berencana merilis Jelly Bean 4.2 pada sebuah acara di New York City pada 29 Oktober 2012, tapi dibatalkan karena Badai Sandy. Jelly Bean 4.2 didasarkan pada kernel Linux 3.4.0, dan pertama kali digunakan pada Nexus 4 LG dan Nexus 10 Samsung, yang dirilis pada 13 November 2012.

Fitur-fiturnya antara lain :
•Foto panorama "Photo Sphere"
•Papan kunci dengan gestur ketikan
•Peningkatan kinerja layar kunci, termasuk dukungan widget dan kemampuan untuk membuka aplikasi kamera secara langsung
•Kontrol daya notifikasi ("Pengaturan Cepat")
•Screensaver "Daydream"
•Akun pengguna lebih dari satu (hanya tablet)
•Dukungan tampilan nirkabel (Miracast)
•Perbaikan aksesbilitas: ketuk-tiga kali untuk untuk memperbesar seluruh layar, pan and zoom dengan dua jari, serta keluaran suara dan navigasi Gesture Mode bagi pengguna tunanetra
•Aplikasi jam baru, disertai dengan jam dunia, stop watch, dan penghitung waktu mundur
•Seluruh perangkat menggunakan tata letak antarmuka yang sama, terlepas dari ukuran layar
•SELinux
•VPN yang selalu terhubung
•Konfirmasi SMS premium
•Group Messaging

2.1.3.12 Android 4.4 KitKat
Google mengumumkan Android 4.4 KitKat (dinamai dengan izin dari Nestlé dan Hershey) pada 3 September 2013, dengan tanggal rilis 31 Oktober 2013. Sebelumnya, rilis berikutnya setelah Jelly Bean diperkirakan akan diberi nomor 5.0 dan dinamai 'Key Lime Pie'.

Fitur-fiturnya :

•Pembaruan antarmuka dengan bar status dan navigasi transparan pada layar depan.
•Optimasi kinerja pada perangkat dengan spesifikasi yang lebih rendah.
•Kerangka kerja pencetakan.
•NFC Host Card Emulation sebagai emulator kartu pintar
•WebViews berbasis Chromium
•Perluasan fungsionalitas bagi layanan pendengar notifikasi
•API umum untuk mengembangkan dan mengelola klien pesan teks, kemampuan untuk menentukan aplikasi SMS standar.
•Kerangka kerja baru untuk transisi UI
•Kerangka kerja akses penyimpanan untuk mengambil konten dan dokumen dari sumber lain
•Sensor batching, Step Detector, dan Counter API
•Peningkatan tampilan mode layar penuh, tombol perangkat lunak dan status bar bisa diakses dari tepi dengan cara menggesek
•Penyeimbang audio, pemantauan audio, dan peningkatan suara audio
•Perekam aktivitas layar yang terintegrasi
•Inframerah
•Peningkatan aksesibilitas API
•Mesin virtual eksperimental baru, ART[117]
•Dukungan Bluetooth Message Access Profile (MAP)

2.1.4 Keunggulan Sistem Operasi Android

Keunggulan android dibandingkan dengan OS Mobile lain semakin tampak jelas. Dengan banyaknya keunggulan android, ia bahkan mampu menandingi Symbian, sebagai OS Mobile yang mendominasi OS Mobile dunia.

Keunggulan sistem operasi android diantaranya adalah :
1) Selalu lebih baik
Selalu update terbaru di setiap versi Android menjamin keunggulan disisi performa maupun fiturnya. Android Jelly Bean dan KitKat yang merupakan versi terbaru dari android bahkan menjanjikan penambahan keunggulan android dari kualitas yang signifikan.

2) Magnet Google
Nama baik Google yang tidak diragukan lagi juga menjadi salah satu keunggulan android. Kelebihan android yang satu ini tentu akan susah ditandingi. Nama besar Google di dunia maya akan membuat konsumen yakin bahwa os mobile ini memang os yang terbaik. Lebih – lebih juga dibandingkan dengan os mobile lain yang belum jelas keunggulannya.

3) Banyak dukungan vendor kelas atas
Keunggulan android ini mampu melonjakkan popularitas serta kemampuan Android. Selain kemudahan dalam segi integrasi teknologi dan popularitas ternyata masih banyak keunggulan lain yang dapat diperoleh dari dukungan vendor kelas atas tersebut sehingga memperkuat keunggulan android diantara os mobile lain.

4) Smartphone pengusung yang berkualitas
Kesuksesan ini tidak lepas dari keunggulan android yang diusung smartphone yang memiliki bermacam fitur berkualitas. Sebut saja Droid X, Galaxy S sampai HTC Evo memiliki banyak kelebihan sehingga konsumen terterik untuk membelinya.

2.1.5 Kekurangan Sistem Operasi Android
Android adalah produk yang luar biasa, segudang fitur ada didalamnya, bahkan versi terbaru dari OS besutan Google ini digadang-gadang jauh lebih bagus dari iOS. Sebagus apapun Android tetap saja hasil karya manusia yang mempunyai kekurangan.

Kekurangan sistem operasi android antara lain yaitu : 

1.) Fragmentasi
Handset android dibuat oleh banyak vendor dengan ukuran layar yang berbeda, sebagian menggunakan keyboard fisik dan sebagian lagi hanya menggunakan touchscreen. Versi android yang terpasang di handset juga berbeda, hal ini menyebabkan pengalaman memakai android tidak seragam, hal ini juga sekaligus menyulitkan programmer dalam membuat suatu program.

2.) Tidak mendukung J2ME
Bahasa pemrograman untuk membuat program di Android adalah Java, namun java yang digunakan tidak kompetibel dengan J2ME, hal ini dikarenakan Android hanya “Meminjam” bahasanya saja, namun library dan user interfacenya berbeda, bagi programmer J2ME yang ingin membuat program android terpaksa harus belajar dari awal dan bagi user, maka aplikasi kesukaannya tidak akan berjalan di android.

3.) Boros baterai
Handset android terkenal boros baterai, hal ini maklum karena efek dari banyaknya fitur android, terutama Fitur 3G, Maps dan GPS.
Sebenarnya hampir setiap smartphone juga boros baterai, jika ingin hemat, maka matikan fitur yang tidak perlu.

4.) Google Centric
Android adalah produk open source dari Google dan Open Handset Aliance, itulah mengapa aplikasi yang ada di Android sangat menyatu dengan layanan Google, sebut saja Email menggunakan GMail, Calendar menggunakan Google Calendar, bahkan sampai Contact pun disimpan di Gmail Contact. Bagi fans Google ini merupakan keunggulan sendiri, namun bagi pengguna yang tidak familiar dengan produk Google (Misal orang yang baru pindah dari Windows Mobile atau Symbian) hal ini cukup merepotkan karena mereka harus menyesuaikan kebiasaannya.

5.) Banyak Malware
Hal yang cukup disoroti dari android adalah securitinya, beberapa bulan terakhir, Berita di Internet dihiasi dengan banyaknya malware yang menyerang Android. Jangan heran kalau produk security seperti antivirus juga menyediakan versi Androidnya, sebut saja AVG dan Lookout security.

6.) Update ke End User membutuhkan waktu yang cukup lama Android cukup active dikembangkan, hampir tiap tahun ada rilis baru, sebut saja tahun 2010 rilis froyo (2.2) dan Gingerbread(2.3) dan Honeycomb (3.0), tahun 2011 ini sudah merilis Ice cream sandwich (4.0). Namun dari sisi vendor atau operator, update ke user bisa makan berbulan bulan, sebagai contoh, froyo di rilis bulan mei 2010, namun pengguna android kebanyakan baru mendapat update setelah bulan september, jadi hampir 6 bulan, berbeda dengan iOS dari Apple.

Lanjutan: Mengenal iOS lebih dekat

Post a Comment

0 Comments