Advertisement

Malaysia Gratiskan akses internet selama Lockdown?

Beberapa waktu yang lalu, pemerintah Malaysia telah menerapkan Movement Control Order (MCO) untuk mengendalikan penyebaran virus corona. Dengan ini, sebagian masyarakat di Malaysia dipaksa untuk tidak bekerja dan tidak dibayar sama sekali.

Tentu hal tersebut akan menyebabkan implikasi dari bidang ekonomi di negara tersebut. Maka dari itulah pemerintah Malaysia sedang mencari cara untuk membantu mereka yang terdampak virus corona.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin meluncurkan stimulus ekonomi bernama Paket Prihatin sebesar 250 miliar ringgit atau Rp 929,5 triliun (asumsi kurs 1 ringgit = Rp 3.178). Kebijakan itu umumnya berisi tunjangan ekonomi bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kala epidemi Virus Corona (COVID-19).

Paket juga meliputi 128 miliar ringgit untuk kesejahteraan masyarakat, 100 miliar ringgit untuk dukungan terhadap sektor bisnis, dan 2 miliar ringgit untuk memperkuat ekonomi nasional.

Dikutip dari Mashable, nantinya sebanyak US$139 juta dari paket stimulus tersebut akan digunakan untuk memberikan akses internet gratis kepada masyarakat Malaysia mulai 1 April 2020 mendatang.

Read More: Coronavirus: Private Clinic Defends Charging £375 For Test

Sementara US$93 juta akan dialokasikan untuk meningkatkan kemampuan jaringan telekomunikasi di negara tersebut.

Kabar gembira juga singgah bagi driver online di negeri jiran. Pasalnya, mereka akan mendapat bantuan 500 ringgit untuk satu kali.

Perusahaan di Malaysia juga tidak boleh memotong gaji pegawai yang penghasilannya di bawah 4.000 ringgit per bulan.

"Kita sedang berperang menghadapi kekuatan yang tak terlihat. Situasi yang kita hadapi ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah. Dan, pemerintah ini mungkin bukan pemerintah yang Anda pilih. Tapi saya ingin Anda semua tahu bahwa pemerintah peduli kepada seluruh rakyat Malaysia,” Muhyiddin menegaskan.

Pemerintah Malaysia sendiri berharap bahwa dengan adanya paket stimulus ekonomi ini dapat membantu orang-orang yang direpotkan virus corona yang bisa dibilang sebagai musuh tak kasat mata tersebut.

Post a Comment

0 Comments