Advertisement

Proses Rekayasa Perangkat Lunak

Proses rekayasa perangkat lunak dilakukan selama pembangunan perangkat lunak. Proses-proses yang dilakukan dalam rekayasa perangkat lunak secara garis besar adalah sebagai berikut:
Proses RPL
Proses-proses pada gambar diatas dapat dilakukan berulang kali sampai perangkat lunak memenuhi kebutuhan pelanggan atau user. Untuk membangun perangkat lunak yang benar-benar baik maka diperlukan tahapan-tahapan rekayasa perangkat lunak. Perangkat lunak yang dibangun tanpa melalui tahapan rekayasa perangkat lunak yang baik maka akan seperti membuat baju tanpa pola dan rencana model baju yang baik. Dalam membuat sebuah baju dan pembuatan pola baju yang baik. Setelah pola baju terbentuk  maka kain mulai dipotong sesuai pola, baru kemudian dijahit. Jika dibuat tanpa pola, maka yang terjadi adalah baju hasil tambal sulam, Seperti halnya pembuatan perangkat lunak tanpa melalui proses rekayasa perangkat lunak “tambal sulam”, maka begitu kurang maka akan ditambal. Tentu saja hasil perangkat lunak “tambal sulam” yang akhirnya dirobohkan atau bahkan roboh karena pembuatannya tanpa [perencanaan yang matang. Misalkan awalnya dibuat tanpa jendela, lalu butuh jendela maka ditambahkan jendela. Jika butuh tambahan lantai ke atas, maka ditambahkan lantai tanpa melihat kekuatan lantai di bawahnya. Maka yang terjasdu adalah baneunan yang ambtuk juka tidak mampu menahan kebutuhan tanpa perencanaan yang baik. Berikut adalah ilustrasi celana yang dibuat tanpa perencanaan yang baik.  Apakah Anda mau memakannya? Dari segi bentuk memang masih celana, tapi tidak enak untuk dipakai. Seperti halnya perangkat lunak, bentuknya akan tetap perangkat lunak, tapi tanpa rekayasa yang baik, maka tidak akan enak untuk digunakan.
Celana Tambal Sulam
Perkembangan teknologi saat ini sangat mempermudah dan mempercepat proses rekayasa perangkat lunak dengan adanya bermacam-macam tools design, tools development seperti IDE (Integrated Development Environment), application framework, dan lain-lain. Hal tersebut sering disalahartikan oleh pemngembang perangkat lunak pemula dan pelanggan atau pengguna perangkat lunak banwa pengembangan perangkat lunak bisa diselesaikan dalam satu malam.


Anggapan tersebut sangat tidak tepat. Rekayasa perangkat lunak terdiri dari beberapa kegiatan yang harus dilakukan. Jika tahapan-tahapan tersebut tidak dilalui dengan baik, hampir bisa dipastikan perangkat lunak yang dihasilkan tidak akan mempunyai kualitas yang baik. Jadi, tidak ada perangkat lunak yang bisa dihasilkan dengan baik hanya dengan satu malam seperti mitos pembuatan candi Prambanan atau pembuatan GUnung Tangkuban Perahu.

Note: Rekayasa perangkat lunak bukan seperti sulap yang bisa diselesaikan dalam sekejap, ada beberapa proses yang harus dilalui agar menghasilkan perangkat lunak yang berkualitas.

Proses perangkat lunak (software process)  adalah sekumpulan aktivitas yang memiliki tujuan mengembangkan atau mengubah perangkat lunak. Secara umum proses perangkat lunak terdiri dari: 

1.Pengumpulan Spesifikasi (Specification)
mengetahui apa saja yang harus dapat dikerjakan sistem perangkat lunak dan batasan pengembangan perangkat lunak.
2. Pengembangan (Development)
pengembangan perangkat lunak untuk menghasilkan sistem perangkat lunak.
3.Validasi (Validation)
memeriksa apakan perangkat lunak sudah memenuhi keinginan pelanggan (customer).
4.Evolusi (Evolution)
mengubah perangkat lunak untuk memenuhi perubahan kebutuhan pelanggan (customer)

Secara terminology

Defenisi klasik (1969) penerapan prinsip engineering untuk memperoleh software yang ekonomis reliable dan bekerja efisien pada computer.

Defenisi IEEE(1993) RPL :
(1) penerapan secara sistematis, disiplin, pendekatan terukur pada pengembangan, pengoperasian dan pemeliharaan software
(2)RPL adalah suatu disiplin rekayasa dan berkosentrasi terhadap seluruh aspek

Faktor faktor yang melatarbelakangi munculnya RPL :
1. Ketidakmampuan organisasi memprediksi waktu, usaha, dan biaya
2. Perubahan rasio biaya antara hardware terhadap software
3. Kemajuan pesat hardware
4. Kemajuan dalam teknik teknik pembuatan software
5. Tuntutan yang lebih tinggi terhadap jumlah dan mutu software
6. Meningkatnya peran pemeliharaan

Semoga Artikel Proses Rekayasa Perangkat Lunak bisa bermanfaat bagi kalian. Jangan lupa lihat Artikel-Artikel kami yang lainnya, Have A Nice Day

Post a Comment

0 Comments