Friday, January 3, 2020

China Siapkan GPS Sendiri Untuk Bersaing Dengan Amerika


Banyak dari kamu yang mengandalkan aplikasi peta seperti Google Maps atau Waze. Tahukah kamu aplikasi tersebut mengandalkan satelit navigasi agar dapat menuntun kamu ke tempat tujuan. Ada beberapa satelit terkenal yang digunakan untuk menentukan koordinat seluruh tempat di dunia, yakni GPS dan Glonass.

GPS atau Global Positioning System merupakan satelit navigasi milik Amerika Serikat yang menyediakan layanan pemetaan posisi, navigasi dan waktu kepada pengguna. Menurut halaman resmi GPS, sistem ini merupakan elemen penting dari infrastruktur informasi global. Sifat GPS yang bebas, terbuka dan dapat diandalkan telah menyebabkan pengembangan ratusan aplikasi yang memengaruhi setiap aspek kehidupan saat ini.

Beidou menyediakan layanan lokasi di seluruh dunia dengan akurasi 5 meter di Asia Pasifik dan 10 meter di wilayah lainnya. Ia menjadi sistem navigasi satelit keempat di dunia setelah GPS, Glonass milik Rusia serta Galileo yang dikembangkan Eropa.

Sistem navigasi ini dikembangkan agar dapat mengurangi ketergantungan China terhadap sistem navigasi GPS (Global Positioning System) yang dimiliki oleh Amerika

"Dibandingkan sistem navigasi satelit yang lainnya, kami yakin dapat menjaga performa yang baik dan membawa layanan baru. Beidou akan menyediakan layanan non stop ke negara-negara di seluruh dunia," klaim Ren Chengqi selaku direktur China Satellite Navigation Office.

Tingkat akurasi satelit ini pun akan dipertajam dari yang sebelumnya berkisar lima meter, ditingkatkan menjadi level sentimeter

Ren juga mengatakan, pada bulan Juni 2020 mendatang China berencana untuk meluncurkan dua satelit terakhir yang membantu operasional Beidou.

Baca Juga: Samsung Siapkan Flaship Barunya Yaitu Galaxy S20

Dengan demikian jumlah satelit yang beroperasi ini digadang-gadang akan melampaui 30 satelit yang digunakan oleh Global Positioning System (GPS) milik Amerika

Langkah ini juga dianggap akan memberi keuntungan bagi penduduk Asia Tenggara, Asia Selatan, Afrika dan Eropa Timur

Ran mengklam bahwa kini lebih dari 70% smartphone di China sudah dilengkapi dengan layanan yang dapat mengakses navigasi Beidou ini

Ia juga mengatakan bahwa Beidou nantinya akan diintegrasikan dengan kemampua jaringan 5G, yang teknologi jaringannya kini dikuasai oleh perusahaan raksasa China yaitu Huawei "Integrasi Beidou dan 5G merupakan hal penting untuk menuju pengembangan teknologi informasi di China," katanya

Setelah itu, Pemerintah China berencana menjajal integrasi Beidou dan layanan 5G dengan mengoperasikan self-driving bus yang akan segera beroperasi di Kota Wuhan

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search